Friday, January 26, 2024

Mars DaQu (Daarul Qur'an)

Disini kami ikhtiar bersama
Mempelajari kitab suci yg mulia
Al quran yg telah engkau turunkan
Untuk hamba-hambanya yg beriman

Disini kami ikhtiar bersama sama
Mempelajari kitab suci yg mulia
Alquran yg telah engkau turunkan 
Untuk hamba-hamba yg beriman

Jangan pernah menyerah wahai kawan-kawan
Teruslah menghafal untuk raih kemenangan
Jangan pernah menyerah wahai kawan-kawan 
Jangan pernah berhenti wahai kawan-kawan
Syurga allah tujuan

Allah adalah tujuan kami
Rasulullah teladan kami
Alquran kitab suci kami
Daarul quran lah jalan juang kami

 Allah adalah tujuan kami
Rasulullah teladan kami
Alquran kitab suci kami
Daarul quran lah jalan juang kami
Syahid cita-cita kami tertinggi

Jangan pernah menyerah wahai kawan-kawan
Teruslah menghafal untuk raih kemenangan
Jangan pernah menyerah wahai kawan-kawan 
Jangan pernah berhenti wahai kawan-kawan
Syurga allah tujuan

Allah adalah tujuan kami
Rasulullah teladan kami
Alquran kitab suci kami
Daarul quran lah jalan juang kami

Allah adalah tujuan kami
Rasulullah teladan kami
Alquran kitab suci kami
Daarul quran lah jalan juang kami
Syahid cita-cita kami tertinggi

Tuesday, October 18, 2022

Muridku Indigo

Ini bulan ke 3 aku menjadi guru sekolah dasar, karena pada dasarnya memang aku kuliah pada jurusan pendidikan Guru sekolah dasar. Aku mengajar di sebuah SD swasta Islam, aku mengajar kelas 2 dan menjadi wali kelas. Sebagai wali kelas tentu aku harus paham semua karakter murid-murid ku. Aku menjadi tempat mereka berkeluh kesah, bukan hanya murid tapi juga wali murid. 
Suatu ketika ada pertemuan walimurid, semua walimurid satu persatu aku tanya tentang anak-anak jika dirumah seperti apa. 
Setelah sesi tanya jawab, ada salah satu walimurid yg bercerita jika anaknya indigo, jadi anak ini bisa melihat dunia lain. Awalnya orangtuanya tidak percaya, tapi karena anaknya sering ngobrol sendiri di kamarnya, Lama-lama orang tuanya memahami, pernah suatu ketika berdasarkan penuturan orangtua anak ini dibawa ke pemuka agama, sudah beberapa kali tapi tetap saja tidak bisa ditutup karena kemampuannya ini adalah keturunan dari keluarga. 
Yang lebih ajaib lagi anak ini bisa melihat kejadian yang akan terjadi beberapa waktu ke depan, jadi misal akan ada kecelakaan dia akan berkata kepada ibunya. Tolong suruh minggir dia akan tertabrak dan berdarah. Lalu ternyata kejadian itu benar terjadi. Tapi ibunya masih tidak percaya. Suatu ketika ibunya akan pergi dia berpesan kepada ibunya, jangan pergi nanti ibu jatuh dari sepeda, jangan pergi bu. Tapi tetap ibunya pergi karena tidak percaya, dan ternyata benar terjadi ibunya jatuh tertabrak sepeda. 
Dan banyak kejadian2 yang dia katakan dan ternyata terjadi. 
Tobe continuous

Monday, April 11, 2022

Twenty one nineteen

Dua hari yg lalu aku baru saja selesai menonton drama Korea yg berjudul 2521 twenty five twenty one, beberapa kali aku memberikan komentar jika aku tidak menyukai endingnya karena menurutku itu sangat menyedihkan. 
Akan tetapi setelah aku pikirkan lagi kisahnya kurang lebih sama dengan kisahku bahkan kisah itu lebih baik daripada kisah masa lalu ku. 
Aku punya pacar pertama kali saat berusia 19th saat itu aku kuliah semester 2, aku bahkan tak mengira jika aku akan berpacaran dengannya karena sejujurnya aku tidak menyukai nya 😆
Dia juga tidak terlalu menyukai ku sepertinya karena saat itu dia masih menyukai beberapa wanita namun tak ada yg ia beranikan untuk menyatakannya. Lalu tiba-tiba ada salah seorang teman sekelasku menjodohkan jodohkan aku dengannya katanya dia mirip dengan salah satu artis sinetron waktu itu, tapi menurutku tetap biasa saja. Namun anehnya ntah darimana dan bagaimana ceritanya kami tiba2 menjadi dekat, aku pun tidak tau bagaimana awalnya hanya saja tiba2 kami sering berkirim pesan dan tiba2 saja kami sudah dekat dan menjadi teman tapi mesra mungkin saat itu maksudnya. 

Makin hari rasa ingin memiliki ada akan tetapi disisi lain dia masih menyukai beberapa wanita, dan aku masih didekati beberapa pria. Usia nya saat itu 21th kami masih sama2 muda, namun dia juga belum pernah pacaran, aku pun juga. 
Kami menjalani hari demi hari layaknya sepasang kekasih akan tetapi dia juga tidak pernah menyatakan perasaannya tapi kami sering bersama 😅

Waktu demi waktu berlalu tiba2 saja waktu sudah berjalan lama dan ternyata sudah disebut pacaran. Hampir setiap hari waktu kuliah ku dipenuhi sesak oleh kenangan tentangnya. Mulai semester 2 hingga aku lulus, namun hubungan kami bukan baik baik saja, semakin hari aku merasa semakin jauh karena LDR
Komunikasi tidak berjalan sebagaimana yg aku harapkan, dalam sebuah hubungan aku tak bisa tanpa komunikasi. Selama itu aku terus mengalah untuk tetap bertahan, aku tetap diperantauan untuk menemuinya setiap bulan tapi aku merasa lelah sendiri hingga memutuskan untuk kembali ke tanah kelahiran. Dan selama aku kembali komunikasi kami juga tidak lancar, sangat jarang bahkan bisa dihitung jari. Aku lelah terus mengalah, aku pikir aku harus merubah haluan. Aku lelah menunggu sendirian sudah hampir 5th lama nya. 
Aku berkata aku butuh istirahat dari hubungan ini, aku bukan minta putus tapi aku ingin istirahat. Di sela sela waktu istirahat aku memblokir semua akses dengannya, sosial media whatsapp telpon atau apapun itu semua aku blokir. Aku ingin melihat seberapa butuh dia denganku. Namun nyata nya tak seindah itu, mulai ada orang orang baru yg masuk ke kehidupanku. Aku merasa ahh ini hanya hiburan semata untuk menemani kesepianku, karena jujur saja aku bertahan dengannya karena aku takut dengan status single. Mengalah dan terus mengalah membuatku lelah bahkan aku mulai membuka diri aku ladeni pendekatan pendekatan orang-orang baru itu tapi aku juga tidak ada rasa sama sekali hanya butuh hiburan dan teman kesepian. Aku tidak peduli mereka menganggap apa tapi aku hanya menganggap mereka sebatas teman saja. 

Suatu hari dia datang ke tanah kelahiranku meminta kejelasan hubungan, dia bermaksud ingin melamar tapi aku sudah tidak merasakan ada getaran. Aku mengajaknya kerumah orangtua ku namun dia juga tidak mengatakan apapun, dan orangtua ku pun juga tidak bertanya apapun karena aku juga tidak mengatakan apa-apa. Dia pulang dengan rasa kecewa mungkin karena niatnya terhalang saat itu. Setelah itu hubungan kami bukan makin baik namun malah makin memburuk. 
Suatu pagi dia mengirimiku pesan yg cukup panjang, intinya mengajakku mengakhiri hubungan. Aku bilang jika itu maumu aku bisa apa karena toh aku juga sudah tak memiliki rasa apa2 batinku saat itu. Dia melakukan panggilan video dia menangis saat itu, yaa menangisi keadaan yg mungkin sudah tak bisa diperbaiki kembali, hatiku hampa. Aku tak tahu harus berkata apa hanya melihatnya menangis saja sepanjang video call nya. Ntahlah aku harus bereaksi apa karena aku sudah terlalu lelah. Mungkin saat itu adalah yg terbaik bagi kami karena jika dilanjutkan pun sepertinya aku sudah tidak mampu mencintainya seperti dulu. 
Mungkin agak terlambat namun 3hari setelah itu aku baru menangis, menangis dengan sangat dan menyesakkan hati. Sudah lama aku tidak menangis dan saat itu sangat sakit menurutku. Mungkin karena hubungan kami yg sudah sangat lama, sempat terpikir apakah harus kuucap kata kembali saja. Namun Tuhan menjawabnya dia telah memiliki hati yg baru. Hahaha untung saja aku belum berkata apa apa Tuhan sudah menjawabnya. Tuhan maha baik, menunjukkan segala sesuatu disaat yg tepat dan semestinya. 
Di sela gempuran pendekatan2 orang2 baru yg aku pun tak merasakan apa2. 
Datanglah seorang pria, 2th lebih muda aku bahkan tak terpikir dia mau denganku. Ceritanya akan berlanjut di postingan berikutnya karena ini dengan orang yg berbeda. 

Terimakasih 19-24th ku
Aku masih mengingatnya sampai sekarang, bahkan ketika segala rupa yg sudah pernah kita lalui saat itu. Namun ternyata tidak ada apa2nya dibandingkan kehidupan berikutnyam
Terimakasih
Dan sampai jumpa jika Tuhan mempertemukan disaat yg baik. 

Friday, March 25, 2022

Aku dan Ibuku

Adik perempuan ku WA "mbk disuruh tlp ibu"
Setelah 2 bulan sejak terakhir aku bertemu dg beliau ibuku baru mau berbincang dengan ku dengan senang hati aku menelpon tanpa berpikir apapun, ternyata aku salah mengira. Ibuku tetap sama seperti dulu tidak berubah sama sekali. Kami mulai berbicara dan berakhir dengan luka, selalu seperti itu. 

Pertama kali aku mengingat ibuku adalah ingatan tentang pertengkaran2nya dengan bapakku. Sedari aku lahir mungkin, mereka selalu bertengkar hingga yg kuingat hanyalah itu, suatu hari mereka bertengkar hebat kemudian bapakku bertanya dan memberikan 2 pilihan ikut bapak atau ibuk. Pertanyaan itu terus terulang, hingga akhirnya mereka berpisah. Sejak aku mulai masuk sekolah TK kenangan tentang orangtuaku yg membahagiakan sama sekali tidak ada. Yang aku ingat hanya bapak pergi entah kemana, sedangkan ibu bersenang senang dengan pria lain dan aku sangat jelas mengetahuinya. 
Ibuku punya banyak sekali pria simpanan, bahkan aku pernah diajak kerumah semuanya. Aku masih kecil aku hanya terheran heran kenapa begini, kenapa ibuku berbeda. 

Saat aku kelas 5 SD Bpk ibuku rujuk kembali, aku senang karena aku tidak di olok lagi di sekolah. Tapi sepertinya hanya aku yg berhagia atas rujuknya mereka, mereka tidak. Awal2 mereka masih bisa menahan diri hingga kelas 2 SMP aku memiliki adik semua berjalan semestinya. Namun ketika aku menginjak SMA semua berubah, semua kembali seperti dulu. Banyak pertengkaran2 karena ibuku berselingkuh, aku tau sekali bagaimana sifat ibuku tapi aku menyembunyikannya dari bapakku. Aku tetap menceritakan hal baik tentangnya, ketika bapak curhat tentang ibu aku hanya diam saja tidak bisa menjawab karena aku takut sekali mereka bertengkar, aku sudah trauma dengan pertengkaran.aku sampe menghubungi selingkuhan nya agar tidak menghubungi ibuku lagi. Namun tidak digubris sama sekali. Lalu suatu saat ibuku ketahuan sedang menelpon selingkuhan nya dibelakang rumah orang, bapak tau mereka kembali bertengkar hebat, hape ibuku dibanting sampe pecah berkeping2 sebelumnya mereka berebut hp, aku hampir gila melihat kelakuan mereka, malu, sedih, pusing pingin marah semua tumbuh jadi satu. Bapakku sering ke "orang pintar" Karena katanya ibuku digunakan guna orang. Padahal menurutku tidak, dia memang seperti itu bukan karena digunakan guna tapi memang sifatnya sudah begitu.

Waktu berjalan, ketika SMA aku memilih untuk ngekos karena lelah mendengar pertengkaran mereka lelah sekali. Padahal rumahku ke sekolah hanya berjarak 15 menit. 
Kemudian setelah lulus aku kuliah di luar kota, hubunganku dan orangtuaku berbeda dengan hubungan teman2ku dan orangtuanya. 
Setelah kuliah bahkan aku hanya pulang setahun 2x telpon hanya sebulan sekali. Begitulah, karena setiap tlp hanya berujung pertengkaran, perdebatan, dan permusuhan. 

Sama seperti hari ini, ibuku minta ditelpon ternyata ibuku minta ijin menikah lagi (bapakku meninggal satu setengah tahun yg lalu) 
Aku bilang silahkan jika ingin menikah, tapi aku tidak akan mengakui suamimu sebagai bapakku. 
Dia membandingkannya dengan bagaimana dia menyetujui pernikahanku dan suamiku dengan mudah, dia membolak balikkan omongan mencari pembenaran mencari semua alasan. 

Aku tetap berkata "jika ingin menikah silahkan jika itu membuatmu bahagia, tapi satu hal yg perlu ibu tau aku tidak akan pernah mengakuinya" Lebih baik aku tidak tau sama sekali tidak mengenal sama sekali dan tidak berhubungan sama sekali. 
Silahkan jika ingin menikah. Aku sudah lelah dengan semua yg berhungan dengan sodara tiri. Lelaaahhh
Lalu ibuku marah
Ya sudah. 
Memang dia begitu
Harus bagaimana lagi
Tapi aku tetap tidak akan mengakuinya. Itu keputusanku. 

Tuesday, January 25, 2022

Pengalaman Operasi Polip di dubur

Once upon a time
Saat itu aku masih kuliah semester 3 atau 4 sepertinya aku lupa tepatnya, aku kos dengan banyak kakak tingkat jadi saat itu aku masih jadi mahasiswa. Kakak tingkat di kos ku saat itu sakit ambien aku bertanya tanya apa gejalanya karena aku sudah lama memiliki benjolan di bagian dubur dan kusimpan sendiri sampai saat itu, aku takut sekali ketika ternyata kakak kosku itu ternyata harus operasi karena sudah sangat membesar dan tidak bisa untuk duduk dengan nyaman. Setelah ketakutan beberapa saat aku mencoba menenangkan diri dan mencoba memberanikan diri untuk bercerita, aku cerita pertama kali pada pacarku saat itu sampai menangis bahkan aku cerita tapi tanggapannya biasa saja. Hmmmh ya sudah saja. 
Aku memberanikan diri untuk periksa ke dokter spesialis bedah, di salah satu rumah sakit besar di tempatku kuliah diantarkan oleh kakak kosku yg lain. Lalu diperiksa dibagian dubur katanya harus operasi juga hanya saja dokter tidak mengatakan itu benjolan apa, bingung sekali posisinya saat itu karena aku belum bercerita kepada orangtuaku. Menjelang liburan perkuliahan dan menjelang puasa akhirnya aku memberanikan diri untuk bercerita kepada orangtuaku, tanggapan mereka sedikit terkejut dan bertanya kenapa tidak cerita dari dulu alasannya karena kalian tidak pernah seperhatian itu untuk mendengarkan segala keluh kesah seorang anak. Kemudian mereka menyuruh ku pulang untuk pemeriksaan lebih lanjut akhirnya aku pulang, setelah pulang aku bercerita kembali dan aku tunjukkan pula kepada ibuku bentuknya seperti apa. 
Ibuku kaget karena sudah panjang dan menjulur keluar, lalu ibu mengajakku periksa disalah satu rumah sakit besar di daerahku lalu dokter bilang dioperasi saja langsung sekarang gapapa itu g bahaya, cuma harus digunting saja. Aku sangat ketakutan karena saat diperiksa saja rasanya sudah sangat sakit dimasukkan alat seperti pipa itu. Lalu kami pulang dan mencoba mencari alternatif lain selain operasi disana. 
Lalu salah satu om ku berkata cobalah ke dokter yg buka praktek operasi pribadi di daerah salah satu kota daerahku, kemudian kami kesana untuk pemeriksaan lagi, dokter memeriksa dan mengatakan ini polip harus segera dilakukan tindakan operasi meskipun tidak berbahaya tapi pasti tidak akan nyaman rasanya(benar sekali bahkan membuatku tidak bisa buang air besar dengan lancar. Lalu seminggu kemudian dokter menjadwalkan operasi ku, saat itu adalah operasi pertamaku sangat takut gugup dan pasrah saja. Dokter menyuruhku puasa sejak jam 12 malam agar saat pagi datang langsung bisa dilakukan operasi. Btw operasi tersebut dilakukan di tempat praktek pribadi dokter, bukan dirumah sakit atau klinik kesehatan karena bentuk bangunannya benar2 seperti rumah pada umumnya tapi di dalamnya banyak sekali pasien. Kabarnya perkumpulan dokter tersebut memang sengaja membuka tempat operasi "ilegal" Tersebut untuk membantu pasien2 yg kekurangan biaya jika harus melakukan operasi di rumah sakit, dan ruwetnya birokrasi rumah sakit. Mengurus dokumen ini dan itu menunggu orang semakin parah saja. 
Singkat cerita pagi itu aku menunggu jadwal operasiku jam 8  pagi, setelah nama ku dipanggil aku masuk ke ruang operasi. Beberapa dokter sudah menunggu dan menyuruhku untuk naik ke meja operasi lalu dokter memasang infus dan menyuruhku membaca bismillah kemudian disuntikkan obat bius melalui infus belum genap aku membaca al-fatihah suasana ruang operasi menjadi sangat terang putih dan hilang. 
Aku sudah tidak ingat apa2 lagi, beberapa jam kemudian aku dipindahkan ke ruang perawatan entah berapa lama aku dalam pengaruh obat bius yg jelas nama pertama yg aku sebut saat itu adalah "nging" Entahlah betapa bucinnya aku saat itu padahal dia khawatirpun tidak, mengabarkan pun tidak, WA tidak, tlp pun juga tidak. Bodoh sekali aku saat itu, setelah aku sadar yg aku cari pertama adalah HP dan yg ku ingin kan adalah menghubunginya Allahuakbar kebodohanku sudah mencapai titik tertinggi. Aku yg sakit aku yg operasi aku yg menghubungi yaaa begitulah hubungan bodohku dulu yg aku pertahankan selama hampir 5th. Oh tuhannn terimakasih sudah memberiku kesadaran penuh. Oke back to the topic
Setelah sudah sadar dari bius operasi aku meraba pantatku yg ternyata ditutupi penuh dengan perban, yg aku pikirkan pertama adalah bagaimana caranya kalo aku mau buang air besar??? 
Setelah menginap sehari di tempat praktek dokter tersebut akhirnya aku diperbolehkan pulang, aku masih memikirkan bagaimana caranya aku poop sedangkan sudah 2 hari aku tidak poop. Kami pulang sesampainya dirumah masih baik2 saja, pipis berdiri karena gabisa jongkok takut jahitan di dubur sobek. Dan pada malam hari hal yg aku takutkan terjadi, aku kebelet BAB. Mampus batinku saat itu, gimana caranya aku poop ya tuhan, sedangkan pantatku masih penuh dengan perban. Aku tidak berani membangunkan orangtuaku karena sepertinya mereka capek sekali. Lalu aku merambat berjalan ke kamar mandi mencoba berdiri diatas toilet lalu mencoba membuka perbanku sendiri, pelan2 aku buka perban itu perlahan setelah semua terbuka akhirnya broolll pertahanan ambrol semua langsung keluar sakit sekali belas operasi langsung digunakan untuk poop. Aku meringis sambil menangis kesakitan lalu membersihkannya pelan2. Kembali ke kamar kemudian keesokan harinya aku merasa ada sesuatu yg menempel di pantatku seperti tali, aku minta tolong ibuku untuk memeriksanya, ternyata itu adalah benang operasi yg menggantung menjulur keluar dari dubur ku, aku minta tolong ibuku untuk mengguntingnya sepertinya itu ikut keluar saat aja poop malam itu. Setiap pagi dan sore pantatku harus direndam air obat berwarna hitam, sampai pantatku berwarna biru dongker. Itu aku lakukan selama 1 bulan, dan 1 bulan itu aku juga tidak ikut melaksanakan puasa, benar2 saat itu sangat menyakitkan, jangan tanya dia dimana mengabarkan pun tidak. Ntahlah sepertinya memang kami tidak cocok hanya aku memaksakan diri. Dahlah
Itu adalah pengalamanku operasi polip didaerah dubur, sudah sepanjang kelingking dan sebesar kelingking kalo poop menjulur keluar tapi bisa dimasukkan lagi, tidak sakit dan berbeda dengan ambien. 
Itu sudah aku miliki sejak aku esempe, awal mulanya aku mengalami kesulitan BAB selalu sembelit lalu di daerah dubur seperti ada jarumnya, beberapa kali aku mengalami pendarahan saat poop apalagi ketika aku memaksa mengejan. Lalu tumbuhlah polip itu awalnya kecil saja tapi lama kelamaan semakin panjang dan menjulur keluar saat bab. Tapi sekarang sudah hilang. Btw setiap cerita saat kuliahku pasti akan tersisip cerita tentang mantan. Karena selama kuliahku aku hanya berpacaran dengannya, mantanku adalah pacar pertamaku tapi bukan suamiku skrg wkwk
Kenapa dulu aku bertahan karena pada dasarnya aku bodoh. 
Oke bhay

Saturday, January 22, 2022

Kecelakaan Motor membawa banyak pelajaran

2014 silam 
Hari itu pukul 01.00 dini hari aku diajak pulang ke perantauan oleh om ku adik kandung dari ibuku. Saat itu acara 3harian kakekku yg baru saja meninggal, om ku bekerja di polres sidoarjo saat itu sebagai salah satu staff admin beliau bilang harus sudah ada di kantor pukul 7 pagi maka dari itu beliau mengajakku untuk berangkat bareng dengan sepeda motor. Aku yg saat itu masih menyelesaikan kuliah semester akhir dan tugas akhir di Malang meng iya kan ajakannya karena aku juga harus merampungkan revisian tugas akhirku. Aku baru saja Ujian waktu itu, dan langsung pulang ke kampung halaman karena mendengar berita kakekku meninggal. 
Om ku tidak tidur setelah acara tahlilan aku pun demikian, kami berangkat pukul 01.00 dini hari aku hanya membawa tas ransel ku yg berisi beberapa pakaian, laptop, dan juga kertas revisian skripsi. Om ku juga membawa ransel dan 1 kardus bawaan dari rumah nenek, kami berangkat dengan keadaan yg setengah mengantuk saat itu terutama aku. Berangkat menggunakan motor sambil memangku kardus dan menggendong ransel rasanya sangat susah sekali. Beberapa menit perjalanan aku sering tertidur, om ku memacu motornya dengan kecepatan tinggi karena mengejar waktu. Sampai di gumitir perbatasan Banyuwangi jember kecepatan motornya semakin kencang, aku yg setengah sadar setengah tidak hanya pasrah saja, sampai ketika itu menjelang subuh sekitar pukul 03.00 sudah keluar dari hutan gumitir, suasana gelap dan mencekam masih melewati sawah yg panjang beberapa kali aku sadar dan melihat plang di jalan ohhh sampe mayang lalu aku tertidur lagi dengan kepala menempel pada kardus yg aku pangku. 
Sampai tiba2 sroooooookkkk jediiiiaaarreee brookkk brookk brookkk aku terpelanting kepalaku menghantam pohon jambu dipinggir sawah lalu tubuhku menggelundung ke sungai ditepi sawah, saat itu aku berkata kenapa ini kok basah. Aku masih belum sadar sepenuhnya sampai kepalaku kemasukan air sungai. Lalu aku duduk dalam sungai dan seketika kesadaran dan kedinginan menyelimuti, lalu aku mencari om ku dan memanggil2nya. Beliau berada 100 meter jauhnya dari ku sepeda motornya berada 100 meter darinya dan terbalik di sungai yg sama. 
Astaghfirullah kami mengalami kecelakaan sendirian di tengah sawah sepi belum tampak rumah penduduk dan gelap. Aku bangun dan membawa ranselku ke pinggir jalan, om ku masih berusaha mengangkat motornya. 
Tasku benar2 basah dengan lumpur dan air, laptopku? 
Kami menunggu orang2 lewat ada beberapa pedagang lewat tapi tidak berani berhenti mungkin takut karena area situ bukanlah area yg aman menurutku, sampai tiba2 ada 1 mobil berhenti sekitar 5-6orang laki2 turun lalu membantu mengangkat motor kami, tapi yg aneh mereka juga mengobrak ngabrik isi ransel ku, aku sadar ada yg tidak beres aku saut ransel ku dan aku dekap erat, aku tidak banyak bicara karena masih shock dengan kejadian ini. Adzan subuh berkumandang kami sudah berada di pinggir jalan menunggu pertolongan org yg lain karena pembawa mobil tadi sudah pergi, ada org lewat sepertinya akan berangkat ke sawah lalu memanggil beberapa orang untuk menolong kami, kami dipersilahkan beristirahat di rumah salah satu penduduk membersihkan diri dan istirahat sejenak untuk menghilangkan shock, kaki ku luka wajahku juga luka terhantam kaca helm yg aku pakai mata sebelah kiriku menghitam, helm yg aku pakai retak karena menghantam batang pohon jambu. 
Setelah beristirahat dan diberikan sarapan om ku tetap berniat mengajak berangkat lagi menggunakan sepeda motor dan melarang ku untuk menelpon orangtua dan menceritakan kejadian itu, jadi kami berangkat dengan keadaan yg sangat kacau. Kepalaku pusing jalan pincang muka lebam. 

Kami berhenti untuk beristirahat disetiap perbatasan kota, entah diwarung entah dipos kampling entah di depan minimarket tapi tidak sekalipun omku mengajak berhenti di fasilitas kesehatan, padahal rasanya badan ini sudah patah patah. Sampai akhirnya kami sampai di persimpangan arah malang dan sidoarjo aku diturunkan disana tidak diantar sampai kos an atau sampai aku mendapatkan kendaraan. Ya aku dibiarkan sendirian disana. Bingung? Tentu saja apa yg harus aku lakukan dengan keadaan seperti itu. Bangsat sekali batinku. Saat itu aku punya pacar berada di Malang, tapi saat aku hubungi seperti biasa dia pura-pura tidak tau apa apa, lagu lama sudah kenal dan rasanya sudah sangat muak saat itu. Lalu aku ingat aku punya teman laki - laki rumahnya di daerah sekitar situ. Aku hubungi dia saat itu lalu dia langsung datang menjemputku, yaa memang lebih baik punya banyak teman daripada punya pacar yg tidak terlalu bisa diandalkan dalam hal apapun. Sungguh ku membencinya ketika aku mengingat kejadian ini, temanku datang dan sangat iba terlihat jelas diwajahnya saat itu, dia mengajakku ke puskesmas terdekat karena kepalaku sudah sangat tidak kuat menopang tubuhku sendiri seperti mau pingsan. Karena cukup keras kepala menghantam batang pohon jambu saat kecelakaan itu terjadi. Di puskesmas luka di seluruh tubuh dan muka ku di perban dan diberi obat pereda nyeri, selesai dari puskesmas aku diajak pulang ke rumah temanku ini. Sungguh dia baik sekali, sekarang dia sudah mapan dalam hal karier dan keluarga aku turut bahagia untuknya, semoga keberkahan dan kesehatan selalu menaunginya dan keluarga. Aamiinn. 

Dia mengajakku pulang ke rumahnya aku diminta istirahat dikamarnya atas ijin keluarganya saat itu lalu dia mengajakku ke tukang pijat agar badanku tak terlalu sakit katanya, aku iya iyakan saja apa katanya. Aku hanya bisa pasrah dan percaya sekali padanya, dia bilang akan mengantarkan ku ke kosku dk malang saat aku sudah siap secara fisik dan kuat dalam perjalanan karena dia naik motor juga. Dia sempat bertanya, pacarmu kemana aku diam saja karena aku tak bisa mengatakan apapun tentang itu. Bangsat, itu saja yg tertanam dalam otakku saat itu. Sore hari datang bada ashar temanku mengantarkanku pulang ke malang, ditengah jalan dia sangat berhati hati dan selalu bertanya, apakah masih kuat kalo kuat kita lanjut. Karena jalanan malang macet sekali beberapa kali berhenti karena aku merasa mual sekali dengan kepala yg berat dan nyut2an. 
Sampe di Malang gilanya aku tidak langsung pulang ke kosan, aku sempat2nya menemui pacarku, aku ingin memberitahu keadaanku tapi ternyata ya begitulah. Temanku hanya diam saja saat mengantarkanku, mungkin dia berpikir masih sempat2nya bucin dengan keadaan yg separah ini. Aku tak ingin mengingatnya. 
Aku pulang ke kosan, sesampai dikos ibu kosku kaget dengan keadaanku yg terlampau parah, ya sangat. Laptop rusak revisian hancur semua ah ntahlah. Kejadian itu membuatku belajar banyak hal, yg pertama jangan melalui perjalanan malam menggunakan motor. Yg kedua carilah teman sebanyak mungkin, yg ketiga jika kamu tau hubunganmu hanya berat dan menjadi beban untukmu sgera akhiri. Jangan menyesal dikemudian hari. Tamat

Friday, January 14, 2022

Cita2ku jadi kepala sekolah

Beberapa minggu ini aku teringat kembali akan cita2ku di masa lalu, dulu jika ditanya oleh guru apakah cita2mu akan akan menjawab dengan lantang menjadi guru. Lalu saat aku sudah kuliah keguruan cita2ku menjadi berubah aku ingin menjadi kepala sekolah. Hahaha benar2 cita2 anak esde yg masih terbawa hingga saat ini. Apakah itu akan terwujud? Entahlah semakin lama aku pikirkan semakin aku merasa tidak mungkin untuk mewujudkannya, apalagi usia ku yg sudah menginjak kepala 3. Rasa2nya akan sangat sulit untuk mewujudkan itu semua but no one knows, hanya Tuhan dan waktu yg akan menjawabnya. 
Tidak seperti kawan kuliah lain yg mengambil jurusan keguruan karena notabene background orangtua mereka adalah guru, aku yg anak seorang petani juga mengambil keguruan karena aku berpikir hanya itu yg aku bisa dan mampu (sempit sekali memang) karena tidak ada teman diskusi masalah jurusan perkuliahan ku ambil saja yg sekiranya aku mampu. 
Kuliah 4 tahun aku lakoni dengan tak banyak prestasi membanggakan, ya aku hanya mahasiswa biasa saja. Kuliah sembari mengambil beberapa les private untuk tambahan uang jajan karena uang saku dari orangtua tak cukup bila untuk main kesana kemari jadi aku memutuskan kuliah sambil kerja dan pacaran 😂😂😂
Orangtua pacarku saat  itu 22nya guru, ibunya seorang kepala sekolah dan itu membuatku semakin termotivasi untuk menjadi kepala sekolah. Ketika pacarku saat itu lulus dia mengambil pekerjaan sebagai sukarelawan di sebuah sekolah di tempat asalnya, dan aku masih melanjutkan kuliahku tentu saja masih sambil bekerja. Tak banyak hal yg bisa aku lakukan, setelah aku lulus aku masih stay di perantauan sambil menunggu pacarku yg mengapel beda kota, dari 2 minggu sekali jadi sebulan sekali lalu jadi 2 bulan sekali yaa semakin lama semakin jarang bertemu. Aku masih bekerja pada sebuah lembaga terkenal di perantauan dan pacarku saat itu masih tetap menjadi sukarelawan di sebuah sekolah, tak pernah ada keseriusan, komunikasi jarang akhirnya aku lelah dan memutuskan untuk kembali ke tanah kelahiran. Aku juga belum memikirkan rencana menikah karena pekerjaan tetap saja belum aku dapatkan, aku pulang tanah kelahiran dan langsung bekerja di perusahaan swasta saat itu, bukan mengajar disekolahan karena gaji disekolah benar2 tidak mencukupi kebutuhanku dan aku sudah tidak mau lagi membebani orangtuaku. Tidak ada pilihan lain hanya itu yg bisa aku jalani saat itu karena orangtuaku juga sakit2an saat itu. Gaji di perusahaan swasta mencukupi segala kebutuhanku, aku bisa memberikan sebagian kepada orangtua bisa membayar kos bisa membeli apapun yg aku mau. 
Bukan aku melupakan cita2ku aku tetap mengejarnya dengan mengikuti beberapa kali tes untuk menjadi pegawai pemerintah tapi kebanyakan gagal yg aku dapatkan, lelah sangat lelah. Kabar pacarku ntahlah aku sudah terlalu muak dengannya karena komunikasi kami terlampau jarang, dan aku merasa aku terlalu banyak mengalah dan memaafkan hingga lelah itu tiba di penghujung jalan. 
Aku minta break pada sebuah hubungan yg sudah kujalani hampir 5th lamanya
Aku bertemu dengan berbagai macam jenis pria ditempat kerjaku, beberapa mendekat secara bersamaan dan yaah kujadikan ajang penemuan jatidiri atas keputusanku yg sudah aku bulatkan. Aku belum berencana putus dengan pacarku saat itu karena aku butuh waktu untuk berpikir, sangat melelahkan menjalani hubungan yg sepertinya hanya aku yg berusaha mempertahankan. Aku bertemu suami sekarang juga ditempat kerja, aku tak menyangka karena dia termasuk lelaki paling menonjol secara fisik ditempat kerja, belum pernah pacaran, dan masih sangat muda, terpaut 2th lebih muda dariku. Kami dekat sebagai rekan kerja, sering nongkrong dengan teman2 lain nya dan yahh liburan bareng dengan teman yg lain juga. Tapi semakin lama ntah kenapa kok jadi semakin sering keluar hanya berdua saja, ketika dia mulai dekat pacarku tiba2 menghubungi dan meminta putus. Yaa dia yg minta putus lebih dulu bukan aku, sakit ya sakit hanya beberapa waktu berlalu karena kesibukan ku ditempat kerja juga suamiku ini yg selalu menemani rasa itu sirna begitu saja. Lanjut part 2 rasanya sudah lelah menulis nya di jam 01.14 dini hari bhay

Saturday, January 8, 2022

Iri

Kemarin suami ad acara kantor nginep di villa sama temen2 kerja nya, tanpa anak istri tentunya karena jika bersama anak istri aku gamungkin nulis ini sedih banget. 
Jujur aku iri dulu aku juga kerja dikantor yg sama dan harus resign karena menikah dengannya. 
Semenjak menikah 24/7 waktuku habis dirumah apalagi sejak ada anak semakin terus2an dirumah. Bosan? Ya sangat sangat bosan. Ingin rasanya bekerja kembali bisa ngobrol dengan teman kesana kemari, bisa liburan tanpa mikir kalo liburan besok cukup gak uangnya. Bisa pegang uang sendiri mau beli apapun g mikir karena uang sendiri kerja sendiri dihabiskan sendiri. 
Sekarang semua harus mikir, kalo aku beli ini minggu depan cukup gak kalo aku ngelakuin itu anakku gmna dimana harus kemana. 
Sedih banget rasanya, suami setiap hari kerja bisa ketemu temen2nya lha aku??? 
Stress banget dirumah terus
Dirumah terus
Dirumah terus
Lama lama ku bisa gila

Sunday, February 16, 2020

Pengalaman Operasi Sesar

Pengalaman menjadi ibu dengan Operasi Sesar

Saat itu tanggal 25 Oktober 2019 HPL (Hari Perkiraan Lahir) anakku yang sudah diperkirakan Dokter, Bidan, juga Puskesmas. Sejak hamil aku rajin kontrol ke Dokter Kandungan, posyandu, maupun puskesmas entah kenapa aku suka sekali diperiksa 😁 ada perasaan lega saat mengetahui keadaan bayiku baik-baik saja. Setiap pemeriksaan semua selalu normal dan bagus, ketuban bagus, posisi, berat badan, organ-organ lengkap dan semuanya, pun aku juga sudah membayangkan jika melahirkan bisa normal dan lancar karena dari awal semua baik. 
Menginjak usia kehamilan 36 minggu ada sesuatu terjadi saat USG bayiku terlilit talipusat. Yg awalnya aku tenang tiap hari senam yoga hypnobirthing baca buku kehamilan bla bla bla langsung lemah seketika, padahal sebenarnya tidak masalah karena banyak kasus serupa yg tetap bisa melahirlam normal tapi entah kenapa setiap dokter bilang "hati2 sambil diperhatikan gerakan bayi nya y bu, karena ada kalung usus dilehernya" Hati dan pikiran ini berkecamuk tak keruan. (Ingat2 kata2 siapapun akan berpengaruh pada mental ibu hamil maupun pasca melahirkan).
Oke kembali ke HPL, hari itu aku dan suami pergi ke dokter karena memang jadwal periksa juga untuk tanya sudah 40minggu kenapa belum ada rasa2 kontraksi atau apapun itu sebagai pertanda melahirkan. Diperiksalah oleh dokter lewat USG, posisi kepala sudah masuk panggul tapi ketuban sudah mulai keruh. Dikasih waktu 3 hari ya, kalo dalam waktu 3 hari belum ada kontraksi langsung dibawa ke rumah sakit agar dilakukan induksi.
(Duaarr seketika meledak, yg awalnya sudah semangat untuk lahiran normal minim trauma perenium utuh ambyar seketika) pikiran sudah tidak karuan, sebelumnya sudah baca2 jangan sampai di induksi meskipin lahiran normal karena sakitnya berlipat2 ganda. Lalu kami pulang, dirumah otak ini terus berpikir saat itu hari jumat, setelah jumat terlewati tanpa kontraksi tiba hari sabtu aku baca2 semua artikel tentang ketuban keruh induksi dan sebagainya, lalu aku diskusi dg suami dan kuputuskan untuk menghubungi dokternya. Dokter jika sampai hari senin saya belum ada kontraksi saya tidak mau di induksi, saya mau langsung SC saja memperhatikan jika ketuban saya sudah mulai keruh dan di induksi pun belum tentu bisa langsung lahir.
Dokter menjawab, kalo langsung SC gabisa pake BPJS karena prosedur pake BPJS harus induksi dulu kalo tidak ibuk masuk pasien umum. Lalu aku jawab, saya gapake BPJS dok, saya pake asuransi lain.( Saya hanya ingin anak saya cepat lahir dan tidak mengalami masalah karena berada didalam ketuban yg keruh)
Dokter menjawab: baiklah hari senin pagi ibu ke rumah sakit dipersiapkan untuk cek2nya jam 12 siang kita operasi
Kujawab baik dok terimakasih.
Sabtu lewat tanpa kontraksi, minggu lewat tanpa kontraksi, dan tibalah senin.
Senin pagi mulai subuh aku sudah mulai puasa, kupersiapkan mental untuk menghadapi operasi. Suami, ibuk, mertua masih berharap munculnya kontraksi saat itu tidak denganku, aku sudah pasrah. Pasrah segalanya, entahlah saat itu aku sudah tak memikirkan apapun kecuali bayiku keluar dengan selamat dan segera. Aku tak peduli mau dibilang orang takut sakit karena pilih operasi sesar atau apapun yg ingin kalian katakan, TERSERAH. 
Karena sebulan sebelumnya aku sudah siapkan tas lahiran, jadi semua tinggal angkat untuk dibawa ke rumah sakit.
Sampe dirumah sakit melakukan registrasi, periksa ini itu cek darah urin dll, pilih kamar inap urus asuransi yg mulai jam 8 sampai jam 10 baru selesai. Setelah itu aku ke kamar, jangan ditanya deg2qn atau nggak. Udah kek habis lari marathon 9 musim, tiba2 seorang perawat masuk kamar. Ibu lindra, iya saya, saya pasang infus dulu ya, ada alergi obat? G ada mba, saya suntik alergi dulu ya, iya(g pernah bayangin suntikan alergi jarumnya segede2 gaban, sakit banget coi. Saya pasang kateter ya, mba harus dipasang kateter ya, iya soalnya gaboleh naik turun. Sakit g mba, nggak rasanya kek anyang2en. Oke oek percaya ente perawat, sebelum negara api menyerang hingga akhirnya, sesuatu menancap dilubang pipis dan oek teriak, mbaaaaaaakkk sakit banget mbaaakkkk, iya bu makanya jangan tegang tambah gabisa masuk. Tarik nafas bu, oek tarik nafas dia tancepin lagi tuh selang ke lobang pipis dan otomatis oek tereaaak lagi, mbaaaaaakkkkkkkkkkk sakiiiiiittttttttt, ehhh mbaknya emosi, lah dia pikir kagak sakit apa lubang pipis dimasukin selang, dia gapernah nyoba sendiri, coba deh. Pake emosi pulak perawatnya, akhirnya aku dipegangin ibuk, suami dan perawat untuk pemasangan kateter sambil teriak dan nangis 😫😭😭😭😭.
Akhirnya selang hawuk2 itu masuk kedalam lubang kencing yg rasanya mengganjal, mau gerak kesana kemari gabisa, mau pipis kek ketahan, tapi kata suami pipisnya udah banyak dikantong. Ah entahlah dari serangkaian cerita ini itulah yg paling menyakitkan. Lalu perawat lain datang untuk melepas semua bajuku mengganti dengan kain dan selimut, sudah pukul 11 siang saja tiba2. Banyak perawat yg keluar masuk untuk memeriksa ini dan itu mengganti infus masukin obat dll. Hingga pukul 11.30 suami pamitan mau shalat di mushola RS, aku berdua dg ibuk dikamar. Lalu beberapa saat kemudian perawat datang membawa ranjang, hati mulai lemah jantung berdetak kencang, aku dipindahkan dari ranjang kamar ke ranjang yg dibawanya. Kita keruang operasi y bu. Gledek gledek gledek bunyi roda membawaku keruang operasi, diperjalanan ku hanya berdoa agar semua berjalan lancar, akhirnya aku melihat tulisan ruang operasi.
Pertama masuk aku berada pada ruang observasi disitu sudah ada 1 perawat laki2 yg menunggu dg ranjang baru aku diangkat lagi dari ranjang yg digunakan untuk membawaku dari kamar menuju ruang operasi, disitu aku ditanya tentang alergi obat, lahiran ke berapa, kenapa SC dll, menunggu sekitar 10 menit kemudian masuklah keruang operasi, di dalam ruang operasi aku dipindahkan ke meja operasi. Hanya ada 1 perawat itu, memasang deteksi jantung deteksi tekanan darah dan ntah alat apa saja yg dipasangkan ke tubuhku. Diruang operasi udara sangat dingin AC 3 biji nyala semua, ya semua bayangkan betapa dinginnya karena tubuh hanya ditutup selembar kain. Perawat menyuntikkan semua cairan yg dibutuhkan mengecek semuanya, lalu mulai melihat ritme tekanan darahku. G nyangka tekanan darahku bisa naik dan turun begitu cepatnya, kadang 140 kadang 80 kadang 100 tidak menentu. Aku menunggu sekitar 45 menit diruang operasi sendirian, karena tidak boleh ada yg mendampingi, suami sekalipun. Kutanya pada perawat, mas knpa suami saya g boleh masuk? karena ruang operasi harus steril dan nanti kalo suami ibuk pingsan kami yg bingung. Baiklah akhirnya aku sendirian diruang operasi menunggu dokter dan anastesi dtg.
Pukul 12.10 dokter dan rekan2nya dtg lengkap dengan seragam operasinya, petugas anastesi datang lalu menyuruhku untuk melungker agak susah karena perut masih besar kali akhirnya ditekuk dibantu perawat, petugasnya bilang jangan tegang ya rileks akan disuntik disebelah sini (punggung bawah). Disuntik yaa . . . Lalu aku kaget karena g terbiasa disuntik daerah situ. Lalu diulang kembali tetep kaget karena sakit, tapi lebih sakit masang kateter tadi. Setelah semua obat masuk, suruh angkat 1 kaki udah mulai kesemutan belum, udah mulai baal belum aku merasa masih bisa angkat kaki. Tiba2 ada seseorang yg mengoles2 sesuatu yg dingin ke perut, lah ini aku masih berasa kok udah mau disobek aku merasa heboh. Kubilang ke perawatnya mas2 aku masih bisa ngerasain kaki ku. Tenang bu nanti akan hilang rasanya, baiquelah kupercaya sahaja. Tapi memang benar setelah itu aku tidak bisa merasakan kaki ku. Bagian tubuhku mulai perut hingga kaki terasa menghilang. Tinggalah aku kepala hingga payudara  Ditutuplah kelambu hijau disana, tanganku di ikat dengan dipasang kabel2 banyak sekali dimana mana. Aku memasrahkan diri pada Tuhan, karena aku seperti telah dekat sekali dg hidup/kematian, rasa dingin ruang operasi mengingatkanku pada hidup dan mati. Bahkan setelah bius disuntikkan rasa dingin itu semakin lama semakin dalam. Bisa dibilang dinginnya melampaui dinginnya mendaki gunung bahkan lebih dingin, sedingin saat freezer kulkas dibuka. Lalu dokter mulai memimpin operasi, Bismillah kita akan mulai operasinya pukul 12.20 saya dr.xxxx bersama dr.yyyy saya mulai y bu. Lalu perutku berasa dihoyag2 ntahlah rasanya seperti itu beberapa menit kemudian perutku didorong kuat2 aku disuruh ngejan dikit, lalu dr.xxxx mengatakan lahir pukul 12.32 jenis kelamin laki2. Alhamdulillah. Bayiku lahir, anakku lahir, bayiku diserahkan pada perawat, lalu oleh perawat dikenalkan pada payudaraku, diberikan ciuman bayiku. Sambil kedinginan menahan haru sedih dll. Bayiku dibawa keluar entah kemana, aku masih diruanh operasi dengan perut yg menganga(sepertinya) lalu dr. Dan rekan2nya mulai menjahit perutku dan prosesnya sangaatt lama, dingiiiinnnn sekali ruangan itu amat sangat dingin. Aku bertanya pada mas2 perawatnya sambil perutku diobras. Mas kenapa dingin sekali mas, aku merasa seperti dikutub, aku pernah naik gunung ijen tapi g sedingin ini. Iya bu tarik nafas buang nafas gitu diatur nafasnya biar g terlalu dingin. Sudah kulakukan tapi tetap saja dingiiin itu menyeruak kesekujur tubuh hingga aku menggigil, aku merasa apakah aku akan mati kenapa sedingin ini tekanan darah tetap naik turun naik turun. Hingga kudengar percakapan dokter tentang menteri2 baru yg dipilih presiden, dan percakapan yg lain. Lalu selesailah pengobrasan perut ini kelambu hijau dibuka, setengah tubuhku masih tidak berasa apa2 tapi separuh yg lain terasa dingin menggila serasa hipotermia. Dari meja operasi dipindah lagi ke ranjang lain untuk dibawa ke ruang ICU.
Dan ternyata rasa dingin itu tidak habis begitu saja diruang operasi, diruang ICU yg AC cuma 1 saja dinginnya juga luar biasa, mungkin karena masih pengaruh obat bius aku jadi amat sangat menggigil, di ruang ICU berkali kali perawat memeriksa vagina ku untuk melihat seberapa banyak pendarahanku, dan berulang kali memeriksa tensiku, diruang ICU mulai pukul 13.00 sampai pukul 15.30 perawat berulang kali memeriksa hal yg sama dan aku hanya merasakan dingin lalu ngantuk lalu dingin lalu ngantuk, setengah tubuhku masih baal. Sampai disuntik dikaki pun aku tidak merasakan apa2. Berulang kali tensiku naik turun naik turun 130, 140, 90, 80, begitu terus. Sampai tensi stabil dan normal aku mulai dibawa ke kamar perawatan dijemput suami dan perawat2 lain. Sesampai dikamar tubuhku dipindahkan ke ranjang perawatan, belum kurasakan apapun karena masih dalam pengaruh obat bius, perawat memasang semacam pembalut yg lebar banget selebar kasur dan berkali kali melihat bagaimana pendarahannya, g nyangka juga darah nifas yg keluar begitu banyaknya. Btw jadi inget ada orang yg pernah tanya, "emang lahiran dg operasi SC masih ada masa nifas?" Lha menurutmu darah sisa lahiran itu disedot pale kompresor a sama dokter 😑 lanjut cerpen
Itu aku belum bisa gerak karena masih pengaruh bius, oke fine masih tidak ada rasa. Beberapa jam kemudian rasa kesemutan mulai menghilang perlahan, rasa nyeri mulai perut sampe bawah perut mulai terasa. Diperut rasa nyeri karena kontraksi uterus, dibawah perut nyeri karena luka operasi 15cm panjangnya, dibawahnya lagi rasa keluar darah2 yg g terkontrol banyaknya.
Perawat datang membawa suntikan anti nyeri, tapi tetap saja sepertinya itu tidak berpengaruh apa2. Rasa nyeri kontraksi uterus yg mengecil2 kembali proses kembali ke ukuran semula ternyata juga sakit sekali seperti dilepen sampai setiap kali rasa itu dtg aku menangis dipegang suami(iya aku memang secemen itu)
Perawat berkali kali dtg memencet perut untuk melihat posisi uterus baik apa tidak kontraksinya dan parah atau tidak pendarahannya. Setiap kali dipencet rasanya nyeri karena dibawahnya tepat adalah luka jahitan operasi, bisa bayangkan?
Itu terjadi seharian, perawat juga bertanya sudahkah kentut kubilang sudah berkali kali karena untuk masalah perkentutan aku tidak pernah mengalami kendala. Masalah kentut beres (karena jika setelah operasi tidak kunjung mengeluarkan angin katanya akan berbahaya) lalu perawat bilang lagi belajar miring kanan kiri ya bu, aku hanya bilang iya2 saja. Padahal tak kulakukan, kenapa karena aku riweuh sekali dengan keberadaan kateter itu. Aku tak peduli perawat bilang kalo kateternya gabisa lepas karena sidah ada penguncinya, yg aku tau gerakanku terbatas karena kateter itu dan pemasangannya sakit jadi ada trauma mendalam yg timbul dari masalah kateter itu (untukku gatau kalo kalian ya) jadi untuk hari pertama aku tak melakukan miring kanan ataupun kiri hanya telentang, hari kedua setiap perawat dtg bertanya sudah belajar miring kanan kiri kujawab belum perawat bilang sambil belajar duduk ya, ku iyakan saja apa kata mereka tetap saja kateter itu membatasi gerakan gerakanku. Hari kedua aku tetap telentang memberi asi pun aku tetap telentang hanya dadaku ku miringkan sedikit. Hari ketiga dirumah sakit harusnya menjadi hari terakhir tapi kubelum bisa melakukan apa2 hanya bisa telentang aja, pagi itu dihari ketiga ada pergantian shift perawat, ada salah satu perawat nyinyir yg mengatakan pada rekannya dan oek denger banget2. "Itu pasien yg blum bisa apa2 gatau bisa pulang kapak, harusnya hari ini, manja" Iye mbak iyee oek denger yg ente bilang denger meskipun diluar kedengeran banget pintunya ngebukaa mbaakk tolong. Ente belum pernah ngelahirin, coba deh sini ane belah perut enteee. Hmmm emosi juga.
Detik itu juga ku bertekat harus pulang hari itu ntah gimana pun caranya, lalu dokter dtg aku ditanya sudah bisa miring dan duduk kubilang sudah. Padahal belum, lalu dokter menyuruh perawat melepas kateter gila itu. Oke setelah dilepaskan, aku mulai belajar duduk, bukan miring karena miring susah sekali dengan luka panjang dibawah pusar itu. Aku duduk perlahan, sedikit demi sedikit dibantu suami, lalu aku mulai turun dari ranjang dengan kaki yg sangat berat ntah kenapa. Lalu aku berdiri dan ternyata luka dibawah pusar itu terasa membawa beban berkilo kilo, ntahlah apa cuma aku yg merasakannya, berat sekali perut bagian bawahku. Sampai2 berjalanpun aku menyeret kaki. Sekali lagi mungkin karena aku terlalu cemen, kubelajar jalan kekamar mandi muter2 kamar, lalu duduk terus duduk duduk terus, karena berat sekali tapi setidaknya ku sudah bisa bergerak meskipun belum bisa miring. Perawat datang bertanya sudah bisa mobile, kubilang sudah dokter dtg bilang boleh pulang sore ini. Oke fix gueh pulang hari ini perawat nyinyir (muka sinis) wkwkwk


Monday, December 3, 2018

SYARAT PENCAIRAN BPJS KETENAGAKERJAAN

Setiap karyawan sebuah perusahaan swasta maupun bumn pasti memiliki kartu BPJS apalagi karyawan di Indonesia. Jika kalian sudah berhenti dari pekerjaan kalian, kalian bisa mencairkan dana dari BPJS Ketenagakerjaan. Nah persyaratan apa saja yg harus dibawa saat kalian akan mencairkan dana dari BPJS Ketenagakerjaan. Mari baca lebih lanjut artikel ini
Yang harus dibawa sebagai persyaratan adalah
1. Bawalah surat keterangan sudah berhenti dari pekerjaan baik asli maupun FC
2. Selembar FotoCopy KTP dan Aslinya
3. Selembar FotoCopy Kartu Keluarga dan Aslinya
4. Fotocopy buku rekening dan aslinya
5. FotoCopy kartu BPJS Ketenagakerjaan dan aslinya.
Prosesnya bawalah semua persyaratan tersebut ke kantor BPJS Ketenagakerjaan di daerahmu lalu isilah formulir yg telah disediakan. Tunggulah antrian untuk pengecekan dokumen. Terimalah bukti transaksi. Selesai

PEMBELAJARAN PERSONAL

Pembelajaran bukanlah suatu konsep atau praktik yang sederhana, melainkan bersifat kompleks dan menjadi tugas, serta tangggung jawab guru dalam membelajarkan peserta didiknya. Pengelolaan pembelajaran yang baik harus dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip pengelolaan dan prinsip-prinsip pembelajaran. Namun, dalam praktiknya permasalahan sering terjadi dalam pembelajaran, apakah itu bersumber dari kemampuan guru dalam mengajar atau input siswa bahkan dari unsur-unsur pendukung lainnya.
Permasalahan-permasalahan yang timbul dalam pembelajaran sangat kompleks. Secara praktis, guru adalah ujung tombak dalam pembelajaran. Strategi dan manajemen guru untuk mengatasi masalah pembelajaran sangat dibutuhkan dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran. Sementara itu, setiap mata pelajaran dan peserta didik mempunyai karakteristik yang unique, terutama anak berkebutuhan khusus, yakni anak tunarungu. Keunikan tersebut menjadi sebuah daya tarik untuk dijadikan fokus dalam penelitian ini
Model pembelajaran personal beranjak dari pandangan kedirian atau selfhood dari individu (Soekamto, 1984). Dengan demikian, konsep ini diusahakan untuk memungkinkan siswa atau peserta didik dapat memahami keberadaan dirinya sendiri secara baik, bertanggung jawab, dan lebih kreatif untuk mencapai kualitas hidup yang lebih baik. Jadi, model personal lebih menekanan pada kesadaran pribadi dalam proses pembelajaran.
Menurut Rogers (1986) ada lima fase dalam model pembelajaran personal, yaitu :
1. Mengartikan situasi yang sudah ada, yaitu guru memberikan motivasi agar siswa bebas berekpresi
2. Mengembangkan wawasan, siswa mendiskusikan masalah dan guru memotivasi dan membantu penyelesaian masalah siswa
3. Mengeksplorasi Masalah, siswa dimotivasi untuk mendifinisikan masalah yang dihadapi. Guru menerima dan mengklarifikasi ide siswa
4. Merencanakan dan membuat keputusan, guru mengklarifikasi berbagai kemungkinan keputusan yang diambil siswa. Siswa merencanakan tindakan awal sesuai dengan keputusan yang diambil
5. Mengintegrasikan, siswa menambah pengetahuan yang lebih baik dan mengembangkan beberapa tindakan yang positif. Guru memberikan motivasi.
Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode penelitian tindakan kelas. Adapun data hasil pengamatan dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Namun, penelitian ini tidak dimaksudkan untuk menguji hipotesis tertentu, tetapi hanya memberikan gambaran nyata tentang variabel, gejala atau keadaan. Permasalahan yang diambil dalam penelitian ini adalah informasi yang aktual saat dilaksanakannya penelitian.
Hal penting yang harus diketahui bahwa penerapan model personal, lebih menekankan kepada guru agar melakukan pendekatan secara individu kepada siswa. Strategi, pemilihan media atau alat peraga serta penggunaannya sangat membantu anak untuk berkomunikasi (non verbal). Hal ini merupakan langkah yang sangat efektif dan efesien untuk membangkitkan siswa dalam belajar. namun demikian, guru juga disarankan untuk memanajemen anak secara klasikal.
Terdapat kelemahan dalam penerapan model pembelajaran personal, yakni pada tahap ketiga dalam hal lemahnya anak untuk berdiskusi. hal ini diasumsikan karena anak tunarungu memIliki keterbatasan dalam mendengar dan berbicara. Oleh karena itu, dapat disarankan kepada para peneliti atau guru untuk dapat mengembangkan model personal dalam penerapannya atau dapat mengaplikasikannya pada bidang studi dan/atau jurusan lainnya.
2. Rumpun model- model Pribadi/individual
Model-model pembelajaran yang termasuk rumpun model-model Personal/individual menekankan pada pengembangan pribadi. Model-model pembelajaran ini menekankan pada proses dalam “membangun/mengkonstruksi” dan mengorganisasi realita, yang memandang manusia sebagai pembuat makna. Model-model pembelajaran rumpun ini memberikan banyak perhatian pada kehidupan emosional. Fokus pembelajaran ditekankan untuk membantu individu dalam mengembangkan hubungan individu dengan lingkungannya dan untuk melihat dirinya sendiri.
Jenis-jenis model pembelajaran pribadi seperti tercantum pada tabel 3.2.
Tabel 3.2. Model-Model Pembelajaran Personal (Pribadi)

Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4
No. Nama Model
Pembelajaran Tokoh Misi/tujuan/manfaat
1 Pengajaran Non
Direktif
Carl Rogers Penekanan pada pembentukan kemampuan belajar sendiri untuk mencapai pemahaman dan penemuan diri sendiri sehingga terbentuk konsep diri. Model ini menekankan pada hubungan guru-peserta didik.
2. Latihan
Kesadaran
Fritz Perls
William Schutz Pembentukan kemampuan menjajagi dan
menyadari pemahaman diri sendiri.
3 Sinektik
William
Gordon Pengembangan individu dalam hal kreativitas dan pemecahan masalah kreatif.
4 Sistem
Konseptual
David Hunt Didisain untuk meningkatkan kompleksitas pribadi dan fleksibilitas.
5 Pertemuan kelas
William
Glasser Pengembangan pemahaman diri dan tanggungjawab pada diri sendiri dan kelompok sosial lainnya.
Pengertian Model Pembelajaran
Model pembelajaran yang biasanya disusun berdasarkan prinsip dan teori
ilmu pengetahuan. Para ahli menyusun model pembelarajan berdasarkan prinsip-
prinsip pendidikan, teori - teori psikologis, sosiologis, psikiatri, analisissistem
atau teori-teori lain ( Joyce dan Weil 1980 ). Ahli model pembelajaran Joyce dan
Weil mempelajari model-model pembelajaran berdasarkan teori yang
dikelompokkan menjadi empat model pembelajaran.
Model tersebut merupakan pola umum perilaku pembelajaran untuk
mencapai kompetensi atau tujuan pembelajaran yang diharapkan. Joyce dan Weil
berpendapat bahwa model pembelajaran adalah suatu rencana atau pola yang
dapat digunakan untuk memebentuk kurikulum (rencana pembelajaran jangka
panjang), merancang bahan-bahan pembelajaran, dan membimbing pembelajaran
dikelas atau yang lain (Joyce dan Weil, 1980 : 1 ). Model pembelajaran dapat
dijadikan pola pilihan, artinya para guru boleh memilih model pembelajaran yang
sesuai dan efisien untuk mencapai tujuan pendidikan dalam proses pengajarannya
Ciri-ciri Model Pembelajaran
Model pembelajaran memiliki beberapa ciri-ciri yaitu:
1. Berdasarkan teori pendidikan dan teori belajar adari para ahli tertentu.
Sebagai contoh, model penelitian kelompok disusun oleh Herbert Thelen
dan berdasarkan teori Jhon Dewey. Model ini dirancang untuk melatih
partisipasi kelompok secara demokratis.
2. Mempunyai misi atau tujuan pendidikan tertentu. Misalnya model berfikir
induktif dirancang untuk mengembangkan proses berfikir induktif.
3. Dapat dijadikan untuk pedoman untuk perbaikan kegiatan belajar
mengajar dikelas. Misalnya model Synectic dirancang untuk memperbaiki
kreatifitas dalam pelajaran mengarang.
4. Memiliki bagian -bagian model yang dinamakan :
( 1 ). Urutan langkah - langkah pemebelajaran ( syntax ),
( 2 ) adanya prinsip - rinsip reaksi,
( 3 ) sistem sosial,
( 4 ) sistem pendukung.
Keempat bagaian tersebut merupakan pedoman praktis bila guru akan
melaksanakan suatu pembelajaran.
5. Memiliki dampak sebagai akibat terapan model pembelajaran. Dampak
tersebut meliputi:
( 1 )Dampak pembelajaran, yaitu hasil belajar yang dapat diukur ,
( 2 )Dampak pengiring, yaitu dampak belajar jangka panjang .
6. Membuat persiapan mengajar (desain instruksional) dengan pedoman
model pembelajaran yang dipilihnya.
Pengertian Model Pembelajaran Personal
Permasalahan dalam dunia pendidikan begitu kompleks, mulai dari
masalah penerimaan, penyampaian, media, kemampuan siswa, dan lain-lain.
Secara praktis, guru adalah ujung tombak dalam sebuah pembelajaan. Untuk dapat
mengatasi masalah tersebut perlu adanya strategi dan managemen dalam
mengatasi masalah pembelajaran tersebut. Selain itu setiap mata pelajaran
menuntut kebutuhan khusus yang berbeda pada peserta didik, terutama anak
berkebutuhan khusus seperti tunarungu. Anak berkebutuhan khusus adalah anak
yang membutuhkan perhatian khusus, yang berbeda dengan anak normal. Salah
satu srategi dalam mengatasi masalah tersebut adalah dengan mengunakan model
pembelajaran personal.
Model pembelajaran personal adalah model pembelajaran yang
menekankan pada pengembangan konsep diri setiap individu. Hal ini meliputi
pengembangan proses individu dan membangun serta mengorganisasikan dirinya
sendiri. Model pembelajaran memfokuskan pada konsep diri yang kuat dan
realistis untuk membantu membangun hubungan yang produktif dengan orang
lain dan lingungannya. Model ini bertitik tolak dari teori Humanistik, yaitu
berorientasi pada pengembangan individu. Perhatian utamanya pada emosional
peserta didik dalam mengembangkan hubungan yang produktif dengan
lingkungannya. Model ini menjadikan pribadi peserta didik mampu membentuk
hubungan harmonis serta mampu memproses informasi secara efektif. Tokoh
humanistik adalah Abraham Maslow (1962), R. Rogers, C. Buhler dan Arthur
Comb.
Dengan demikian, model ini diusahakan untuk memungkinkan siswa atau
peserta didik dapat memahami keberadaan dirinya sendiri secara baik,
bertanggung jawab, dan lebih kreatif untuk mencapai kualitas hidup yang lebih
baik.
Fase Penerapan Model Pembelajaran Personal Kepada Peserta
didik
Dalam penerapan model pembelajaran personal kepada peserta didik
memiliki beberapa fasa atau tahapan. MenurutR o g e r s (1986) ada lima fase dalam
model pembelajaran personal, yaitu :
1. Mengartikan situasi yang sudah ada, yaitu guru memberikan motivasi agar
siswa bebas berekpresi
2. Mengembangkan wawasan, siswa mendiskusikan masalah dan guru
memotivasi dan membantu penyelesaian masalah siswa
3. Mengeksplorasi Masalah, siswa dimotivasi untuk mendifinisikan masalah
yang dihadapi. Guru menerima dan mengklarifikasi ide siswa
4. Merencanakan dan membuat keputusan, guru mengklarifikasi berbagai
kemungkinan keputusan yang diambil siswa. Siswa merencanakan
tindakan awal sesuai dengan keputusan yang diambil
5. Mengintegrasikan, siswa menambah pengetahuan yang lebih baik dan
mengembangkan beberapa tindakan yang positif. Guru memberikan
motivasi.
6. Jadi, model personal lebih menekanan pada kesadaran pribadi dalam
proses pembelajaran.
Kelompok Model Personal
Kelompok model personal memusatkan perhatian pada pandangan
perseorangan dan berusaha menggalakan kemandirian yang produktif, sehingga
manusia menjadi semakin sadar diri dan bertanggung jawab atas tujuannya.
termasuk dalam kelompok model pembelajaran ini adalah sebagai berikut:
1. Pengajaran tanpa arahan (Non Directive Teaching)
2. Sinektiks (synectis model)

3. Latihan kesadaran (awareness training), dan
4. Pertemuan kelas (class room).

tanya sang anak (kahlil gibran)

konon pada suatu desa terpencil

terdapat sebuah keluarga

terdiri dari sang ayah dan ibu serta seorang anak gadis muda dan naif!

pada suatu hari sang anak bertanya pada sang ibu!



"Ibu!

"mengapa aku dilahirkan wanita??"

sang ibu menjawab

"karena ibu lebih kuat dari ayah!"

sang anak terdiam dan berkata

"kenapa jadi begitu?"

sang anak pun bertanya pada sang ayah

"Ayah!

"kenapa ibu lebih kuat dari ayah?

ayah pun menjawab

"karena ibumu seorang wanita!!!"

sang anak kembali terdiam

dan sang anak kembali bertanya!

"Ayah!

"apakah aku lebih kuat dari ayah?"

dan sang ayah pun kembali menjawab

"iya, kau adalah yang terkuat!"

sang anak kembali terdiam dan sesekali mengerutkan dahinya.

dan dia pun kembali melontarkan pertanyaan yang lain



"ayah!"

apakah aku lebih kuat dari ibu?"

ayah kembali menjawab

"iya kaulah yang terhebat dan terkuat"

"kenapa ayah, kenapa aku yang terkuat?"

sang anak kembali melontarkan pertanyaan.

sang ayahpun menjawab dengan perlahan dan penuh kelembutan

"karena engkau adalah buah dari cintanya, cinta yang dapat membuat semua manusia tertunduk dan terdiam.

cinta yang dapat membuat semua manusia buta, tuli serta bisu!"

"dan kau adalah segalanya buat kami

kebahagianmu adalah kebahagiaan kami

tawamu adalah tawa kami

dan cintamu adalah cinta kami"

dan sang anak pun kembali bertanya!

'apa itu cinta, ayah?

"apa itu cinta, ibu?

sang ayah dan ibu pun tersenyum!

dan mereka pun menjawab

"KAU, kau adalah cinta kami sayang..."

FENOMENA GURU SUKWAN/SUKARELAWAN

Guru sukarelawan atau biasa disebut guru sukwan adalah guru yang mengajar pada sekolah negeri baik sekolah dasar, sekolah menengah pertama, maupun sekolah menengah atas. Di Indonesia banyak sekali yang bekerja sebagai guru sukwan, karna pada dasarnya banyak yang menjadikan pekerjaan sebagai guru sukwan untuk mengawali karir mereka selanjutnya sebagai Pegawai Negeri Sipil(PNS). Kebanyakan orang berfikir bahwa setiap orang yang ingin menjadi PNS guru terutama, mereka harus menjalankan profesi sebagai guru sukwan selama bertahun-tahun lamanya. akan tetapi juga tidak sedikit orang menjadi guru sukwan karena memang passion mereka ingin menjadi seorang pengajar yang sesuai dengan tujuan Undang-Undang Dasar 1945 "mencerdaskan kehidupan bangsa". bukan hal yang mudah memang untuk menjalankan profesi sebagai guru sukwan karena selain mengajar mereka juga diwajibkan untuk mengelola administrasi sekolah yang sebenarnya bukan menjadi tanggung jawab mereka. Jangan tanyakan jumlah gaji yang mereka terima karena akan sangat tidak manusiawi jika dibandingkan dengan pekerjaan yang mereka kerjakan. dan mungkin itu juga yang menjadi alasan sarjana pendidikan beralih profesi menjadi pegawai swasta/pebisnis karena pekerjaan dan gaji kurang berkesinambungan.

kebanyakan orang berfikir, namanya juga sukarelawan harusnya rela berkorban tanpa pamrih. Iya, beda cerita jika guru sukarelawan yang pada dasarnya bekerja mencari nafkah di sekolah tersebut. 2 hari yang lalu saya sempat bertanya kepada salah seorang kawan saya yang berprofesi sebagai guru sukwan pada salah satu sekolah dasar yang berada disalah satu kota di Jawa Timur.

saya: "bagaimana pak? apakah terjun didunia pendidikan lebih baik kali ini??
teman: " tantangan lebih tinggi menariknya, dan masalahnya lebih complicated."
saya: " apakah gaji juga masih sama? kok aku mendengar banyak keluhan guru sukwan sana sini."
teman: " masih sama lah, tapi beberapa sekolah gaji bisa bertambah seiring dengan masa kerja dan tugas tambahannya. iyalah banyak keluhan karena lebih banyak mengerjakan admisnistrasi daripada ngajarnya. hahahaha"
saya: " maka itu aku masih harus berfikir ulang untuk terjun ke dunia pendidikan, apalagi dengan kebutuhan hidup saat ini, karna basicly kerja juga butuh gaji. hingga setidaknya ada kesinambungan antara pekerjaan dan hasil yang diperoleh. btw kenapa gajinya sedikit sekali??
teman: " karena tidak ada anggaran, kecuali kamu ngajar di SD yang ada yayasannya itu pasti gajinya juga lumayan."
saya: " kenapa kalo gak ada anggaran harus ada sukwan ya?"
teman: "karena kebutuhan guru disekolah"
saya: "sekolah butuh pekerja, harusnya juga sudah siap dana untuk menggaji pekerjanya."
teman: terjunlah ke lapangan, nanti akan tahu yang sebenarnya terjadi, apalagi kalo kamu nanti bukan hanya guru kelas, tapi juga merangkap sebagai tenaga-tenaga lain. hahahaha"
saya: "aku semakin heran saja, sekolah bilang butuh guru tapi tidak ada anggaran untuk bayar kebutuhan mereka. dan seharusnya kan PNS yang ada disekolah tersebut kan yang seharusnya mengerjakan pekerjaan-pekerjaan itu sebagai tugasnya menjadi pegawai negeri, coba misal gaji mereka dibagi untuk guru-guru sukwan juga yang membantu mereka mengerjakan tugas-tugasnya. karena kesejahteraan guru sukwan kan perlu ditngkatkan juga."
teman: masalahnya PNS-PNS disekolah2 sudah pada lanjut usia sedangkan hampir semua pekerjaan sekarang memakai sistem komputerisasi dan internet, mau gimana lagi"
saya:" makanya itu kan seharusnya meraka mau membagi gajinya untuk sukwan juga, pekerjaannya kan dibagi.
teman: " itu kan hak mereka kalo masalah gaji, kalo kita gak kebagian berarti kan bukan hak kita."
saya: " kalo bukan hak, kenapa pekerjaan menjadi sebuah kewajiban sukwan?"
teman: " jika kamu besok mau terjun langsung ke dunia pendidikan terutama menjadi sukwan jangan berfikir seperti itu, kamu kan terbebani, kamu gak akan nyaman kerja bareng mereka, just enjoy setiap moment insyaalloh bisa legowo."
saya: "sukwan itu hal yang berat dan memberatkan, tapi meringankan pekerjaan guru yang sudah PNS. tapi mengapa seakan mereka tidak berpikir kearah sana untuk mensejahterakan yang jelas2 merka butuhkan tenaganya."
teman: nah makanya kan aku bilang, masalahnya complicated karena yang jadi goalnya selalu gaji. mangkanya harus mikir berkali-kali kalo mau jadi sukwan. karena kita akan masuk dalam kebijakan-kebijakan dan sistem yang sudah ada sebelumnya, bukan kita masuk kemudian membuat kebijakan-kebijakan baru atau bahkan menciptakan sistem yang baru.
saya: gitu ya? kenapa harus begitu ya? kenapa sistem yang salah tidak diubah? dan seolah menjadikan sistem itu seperti (kalo mau kerjakan pekerjaan itu, kalo gamau ya sudah masih banyak kok yang mau mengerjakan bahkan tanpa digaji sekalipun) seperti itu.
teman: cobalah sukwan dulu, di SD negeri kemudian rasakanlah sendiri sensasinya.

kemudian, rasa penasaranku semakin muncul dengan beribu pertanyaan yang berputar-putar dikepalaku. aku mencoba survey kembali pada beberapa teman lain yang juga sukwan didaerah masing-masing di Sekolah Dasar tentunya diJawa Timur. aku mengirimkan pertanyaanku pada grub chating teman-teman kuliahku yang basicly ada didunia pendidikan.

saya: teman-teman saya ingin mengajukan pertanyaan, survey lebih tepatnya. untuk yang menjadi sukwan. apa alasan kalian memilih sukwan? dan apakah gaji sukwan cukup untuk kebutuhan transport dan konsumsi kalian selama ini?

jawaban 1 dari teman yang sudah menikah dan memiliki anak
" kalo aku sih dulu ngajar di SD gaji 525.000 dan ngelesi dll total pendapatan sebulan 700.000-1.000.000, tetap gak cukup mungkin karna aku boros dan akhirnya aku menyerah milih berbisnis yang hasilnya pasti"

jawaban 2 dari teman yang belum menikah dan masih tinggal bersama orangtuanya di kota
" kalo aku sih memang ingin jadi guru SD dan alhamdulillah cukup, soalnya rejeki sudah ada yang mengatur. gaji saya dapat dari pemda 1.500.000 plus dari sekolah 500.000 jadi total 2.000.000 belum kalo ngelesi. jadi alhamdulillah cukup."

jawaban 3 dari teman yang belum menikah dan sukwan dikota lain
"kalo aku nyari yang linier dengan jurusan, kalo ikut ortu pasti cukuplah cuman kalo hidup diperantauan gak bakal cukup kalo gak disambi dengan kerja yang lain"

jawaban 4 dari teman yang sudah menikah dan suaminya sudah menjadi abdi negara
" untuk bayar listrik, air, iuran RT, arisan, lipstik bedak, sepatu fantofel yang rusak, jajan sesama guru, kredit2 ini itu gak bakal cukup. tapi intinya ikhlas pasti enjoy . . .
BERSAMBUNG . . .

RPP TEMATIK KELAS 3 SEMESTER II TEMA PEKERJAAN

RANCANGAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Tema                                 : Pekerjaan
Mata pelajaran terkait       : Bahasa Indonesia, Pkn, IPS.
Jenjang Pendidikan           : Sekolah Dasar
Kelas/Semester                  : 3/II
Alokasi waktu                   : 2 x 35 menit

A.    Standar kompetensi
IPS
2.  Memahami jenis pekerjaan dan penggunaan uang

Bahasa Indonesia
4.  Mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasi dalam bentuk paragraf dan puisi

PKn
3. Memiliki harga diri sebagai individu 
  
B.     Kompetensi Dasar
IPS
2.1 Mengenal jenis-jenis pekerjaan

Bahasa Indonesia
4.2 Melengkapi puisi anak berdasarkan gambar

PKn
3.2 Memberi contoh bentuk harga diri, seperti menghargai diri sendiri, mengakui kelebihan dan kekurangan diri sendiri dan lain lain



C.    Indikator
1.      Menyebutkan jenis-jenis pekerjaan yang ada di lingkungan sekitar
2.      Menjelaskan jenis-jenis pekerjaan yang ada dilingkungan sekitar
3.      Mengidentifikasi puisi anak.
4.      Membuat puisi yang dengan tema pekerjaan
5.      Membacakan puisi yang berhubungan dengan pekerjaan.
6.      Menganalisis kelebihan dan kekurangan teman dalam membaca puisi

D.    Tujuan Pembelajaran
1.      Siswa mampu menyebutkan jenis-jenis pekerjaan yang ada di lingkungan sekitar setelah guru mengajukan pertanyaan.
2.      Siswa mampu menjelaskan jenis-jenis pekerjaan yang telah disebutkan setelah penugasan dari guru.
3.      Siswa mampu mengidentifikasi puisi anak, setelah melihat contoh puisi yang diberikan oleh guru.
4.      Siswa mampu membuat puisi setelah melihat gambar yang disediakan guru.
5.      Siswa mampu membacakan puisi yang telah dibuat, setelah mendapat perintah dari guru.
6.      Siswa mampu menganalisis kelebihan dan kekurangan teman setelah pembacaan puisi.

E.     Materi Pembelajaran
·         Jenis-jenis pekerjaan
·         Puisi

F.     Langkah Pembelajaran
1.      Pra Kegiatan
a.   Salam Pembuka
b.   do’a
c.   Presensi
2.      Kegiatan awal
a.       Apersepsi
Siswa dikondisikan siap belajar dengan menyanyikan lagu “abang tukang bakso”
b.      Eksplorasi materi
Guru melakukan tanya jawab tentang materi yang akan dipelajari.
“Anak-anak, ada yang tahu kita hari ini akan belajar apa?”.
“Ya, hari ini kita akan belajar tentang jenis-jenis pekerjaan.
c.       Eksplorasi tujuan
Guru melakukan tanya jawab tentang tujuan pembelajaran yang akan dicapai hari ini. Guru juga mengemukakan manfaat materi yang akan dipelajari.

3.      Kegiatan inti
·         Siswa menyebutkan jenis-jenis pekerjaan yang mereka ketahui
·         Siswa menerima LKS dari guru
·         Siswa mengisi LKS dari guru
·         Siswa membentuk kelompok, setiap kelompok terdiri dari 2-3 siswa.
·         Guru menyiapkan gambar sesuai dengan tujuan
·         Siswa diminta mengamati gambar
·         Siswa yang telah dikelompokkan menganalisa gambar dan membuat puisi dari gambar tersebut.
·         Setiap kelompok membacakan hasil diskusinya
·         Kelompok yang lain menuliskan kelebihan dan kekurangan kelompok yang presentasi.

4.      Kegiatan akhir
a.       Kesimpulan
Siswa dengan bimbingan guru menyimpulkan materi yang telah dipelajari.
b.      Evaluasi
Siswa mengerjakan soal evaluasi secara individu.
c.       Refleksi
Siswa mengungkapkan kesan atas kegiatan pembelajaran hari ini.
d.      Tindak lanjut
Guru memberikan pekerjaan rumah kepada siswa.
e.       Penutup (do’a dan salam).

G.    Metode dan Model Pembelajaran
Metode     : Ceramah, tanya jawab, pengamatan, dan pemberian tugas.
Model       : Example non examples.
H.    Media dan Sumber Belajar :
·         Media
1.     Gambar
2.     Lembar Kerja Siswa.

·         Sumber Belajar
1.      Buku paket IPS SD/MI   :
Nursa’ban, M. 2008. Ilmu Pengetahuan Sosial 3 untuk SD dan MI Kelas III. Jakarta : Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.
Sunarso. 2008. Ilmu Pengetahuan Sosial 3 untuk SD dan MI Kelas III. Jakarta : Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.
2.      Buku paket Bahasa Indonesia SD/MI     :
sulistyaningsih, Mei. 2007. Bahasa Indonesia 3: untuk Sekolah Dasar & Madrasah Ibtidaiyah kelas III/oleh Mei Sulistyaningsih. – Jakarta:
Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional
3.      Buku paket PKn SD/MI
Edy, Santoso. 2008. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2008

4.      Kurikulum 2006 (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) Mata Pelajaran IPS SD dan MI.






























I.       Penilaian
a.       Penilaian Proses
Prosedur               : penilaian diambil ketika proses pembelajaran berlangsung.
Jenis                     : perbuatan
Bentuk                 : kegiatan (aktivitas)
Alat                      : lembar pengamatan
b.      Penilaian Hasil
Prosedur               : penilaian diambil setelah pembelajaran berakhir.
Jenis                     : tes tulis
Bentuk                 : objektif dan subjektif
Alat                      : soal, kunci jawaban, dan penskoran

J.      Lampiran
Lampiran 1           : Rangkuman materi
Lampiran 2           : Lembar Kerja Siswa
Lampiran 3           : Lembar penilaian proses
Lampiran 4           : Soal evaluasi dan kunci jawaban
Lampiran 5           : Pedoman penskoran













Lampiran 1


RANGKUMAN MATERI

1.      Untuk memenuhi kebutuhan hidup, orang harus bekerja.
2.      Pekerjaan yang menghasilkan barang misalnya petani, peternak, penjahit, tukang kayu.
3.      Pekerjaan yang menghasilkan jasa atau layanan misalnya guru, dokter, polisi.
4.      Dalam bekerja, orang harus memiliki semangat kerja.
5.      Ciri-ciri orang yang memiliki semangat kerja antara lain kerja keras, jujur, dan disiplin.

 






























LAMPIRAN 2
LEMBAR KERJA SISWA

Tanggal           : ...................................
Nama               : ...................................
Kelas               : ………………………...
No.Abs            : …………………………

No.
Nama Pekerjaan
Penjelasan






Jenis pekerjaan mana yang kamu senangi? Mengapa demikian?

_____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________
 









LEMBAR KERJA KELOMPOK


Nama kelompok:
Anggota :
1.                                 3.
2.                                 4.
 







            ______________________

_________________________________
_________________________________
_________________________________
_________________________________
_________________________________

________________________________
________________________________
________________________________
________________________________

Bercerita tentang apa puisi tersebut?

______________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________
________________________________











1.      Lembar Pengamatan Proses

No.
Nama siswa
Aspek yang Diamati
Kegiatan
Keaktifan
Ketepatan
Keberanian
A
B
C
A
B
C
A
B
C

















































Kriteria Skor :
  1. Aspek keaktifan
A.       =   Jika siswa aktif mengajukan tanggapan, dan pertanyaan.
B.       =   Jika siswa hanya aktif mengajukan pertanyaan atau tanggapan.
C.       =   Jika siswa tidak aktif mengajukan pertanyaan dan tanggapan.
  1. Aspek Ketepatan
A.       =   jika siswa tepat menjawab pertanyaan yang diajukan.
B.       =   Jika siswa kurang tepat menjawab pertanyaan yang diajukan.
C.       =   Jika siswa tidak tepat menjawab pertanyaan yang diajukan.
  1. Aspek Kerjasama
A.       =   Jika siswa berani tampil secara sukarela
B.       =   Jika siswa berani tampil setelah ditunjuk oleh guru.
C.       =   Jika siswa tidak berani tampil.

Konversi Nilai Kualitatif ke dalam Nilai Kuantitatif
Nilai Kualitatif
Nilai Kuantitatif
A
B
C
86 – 100
71 – 85
56 – 70







Rumus Penilaian Proses :                     

                                        
       = ………..

Keterangan :

NP = Nilai proses                                               N2 = Nilai ketepatan
N1 = Nilai kektifan                                             N3 = Nilai keberanian






















SOAL EVALUASI

Nama     : ....................................
Kelas  : .....................................
 



A. Pilihlah jawaban yang benar dengan memberi tanda silang (X)
pada huruf a, b, atau c!
1. Untuk memenuhi kebutuhan, orang harus . . . .
a. meminta-minta    b. bekerja                     c. belajar
2. Jenis pekerjaan yang menghasilkan barang adalah . . . .
a. petani                 b. dokter                     c. sopir
3. Jenis pekerjaan yang menghasilkan jasa adalah . . . .
a. peternak              b. dokter                      c. petani
4. Mau mengakui kekurangan dan mau belajar lagi merupakan sikap . . . .
a. pemalu                b. berani                      c. jujur
5. Agar pekerjaan tepat waktu, harus . . . .
a. jujur                     b. disiplin                    c. santai

B. Isilah puisi dibawah ini dengan kalimatmu sendiri!
Badut
Wajahmu sangat lucu
Membuat semua yang melihat
Tak jadi cemberut
Badut
………………………….
…………………………..







KUNCI JAWABAN

A.
1. B
2. A
3. B
4. C
5. B

B. Subjektif

Pedoman Penskoran

Penilaian Hasil à Soal Evaluasi

SkorJumlah soal yang benar x bobot   x 100
                               MES
Keterangan :    MES (skor maksimal) = 20
Bobot  tiap soal objektif         = 2
Jumlah soal objektif                = 5
Bobot  tiap soal subjektif        = 10
Jumlah soal subjektif               = 1

Nilai Akhir

NA = NP + NH
                2
NA      : Nilai Akhir
NP       : Nilai Proses
NH      : Nilai Hasil









PENILAIAN TERHADAP TEMAN

No.
Nama
Kelebihan
Kekurangan