Friday, November 30, 2018

CONTOH RPP IPA KELAS 5 SEMESTER 2 MATERI GAYA GRAVITASI

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Satuan Pendidikan      : ...
Kelas / Semester          : V/ 2
Mata Pelajaran            : SAINS
Materi Pokok              : Gaya Gravitasi
Hari/Tanggal               :
Alokasi Waktu            : 2 x 35 menit

A.  STANDAR KOMPETENSI
Siswa mampu memahami berbagai gaya yang mempengaruhi bentuk dan gerak suatu benda, memahami fungsi pesawat sederhana dan mengenali sifat-sifat cahaya serta menerapkan kemampuan merancang dan membuat suatu karya/model dengan menerapkan pengetahuannya tentang sifat-sifat cahaya.
B.  KOMPETENSI DASAR
7. Menyelidiki pengaruh gaya terhadap bentuk dan gerak suatu benda
C.  INDIKATOR
7.1 Mengidentifikasi arah tarikan gaya gravitasi bumi.
7.1 Membandingkan kecepatan jatuh dua benda yang berbeda (bentuk, ukuran, dan berat) saat dijatuhkan dari ketinggian tertentu.
7.3 Menyimpulkan kecepatan jatuh dua benda yang berbeda bentuk, ukuran, dan berat saat dijatuhkan dari ketinggian tertentu.
7.4 Memprediksi jika tidak ada gaya gravitasi di bumi

D.  TUJUAN PEMBELAJARAN
·         Melalui diskusi siswa dapat mengidentifikasi arah tarikan gaya gravitasi bumi dengan benar.
·         Melalui percobaan siswa dapat membandingkan kecepatan jatuh dua benda yang berbeda bentuk dengan benar.
·         Melalui percobaan siswa dapat membandingkan kecepatan jatuh dua benda yang berbeda ukuran dengan benar.
·         Melalui percobaan siswa dapat membandingkan kecepatan jatuh dua benda yang berbeda berat dengan benar.
·         Melalui diskusi siswa dapat menyimpulkan kecepatan jatuh dua benda yang berbeda bentuk, ukuran, dan berat dengan benar.
·         Melalui diskusi siswa dapat memperkirakan jika tidak ada gaya gravitasi di bumi dengan benar.
E.  MATERI
Gaya Gravitasi
F.   LANGKAH KEGIATAN
1.  Kegiatan Awal
Apersepsi : Siswa tanya jawab dengan guru untuk menggali pengetahuan siswa.
“Anak-anak pernahkah kalian melihat buah kelapa??”
“Kemanakah arah buah kelapa jika jatuh?”
“Bagaimana pula jika benda lain jatuh?”
2.    Kegiatan Inti
·         Siswa berkelompok, tiap kelompok terdiri dari 4 siswa.
·         Siswa menerima lembar kegiatan kelompok yang diberikan oleh guru.
·         Siswa mendengarkan penjelasan guru tentang lembar kerja kelompok yang telah dibagikan
·         Setiap kelompok mengerjakan percobaan yang ada pada lembar kegiatan kelompok
·         Setelah selesai diskusi,  juru bicara kelompok menyampaikan hasil pembahasan kelompok
·         Siswa menyimak pembahasan dan pemantapan materi dari guru
3.  Kegiatan Akhir
Kesimpulan
Siswa dengan bimbingan guru menyimpulkan pembelajaran hari ini
Umpan Balik
Siswa diberi kesempatan untuk menanyakan materi yang belum dimengerti kepada guru.
Evaluasi
-          Siswa mendapatkan soal evaluasi
-          Siswa mengerjakan soal evaluasi
-          Siswa mengumpulkan soal evaluasi
Refleksi
Siswa menyampaikan kesan-kesan selama pembelajaran
Tindak lanjut
Siswa diminta mempelajari kembali materi yang telah diajarkan pada hari ini di rumah
G. METODE
1.      Tanya jawab
2.      Ceramah
3.      Kerja kelompok
4.      Pemberian tugas

H.  MEDIA & SUMBER PEMBELAJARAN
Media Pembelajaran
-          2 lembar kertas HVS
-          Kapas
-          Batu
-          Spidol
-          Pena
Sumber Pembelajaran
Saleh, Lukman M dkk, 2006. IPA SD untuk Sekolah Dasar Kelas V. Jakarta: Erlangga
Azmiyawati, C dkk, 2008. IPA 5 Salingtemas. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional
I.     Penilaian
1.      Penilaian Proses
a.       Prosedur    : pada saat pembelajaran
b.      Jenis          : perilaku dan perbuatan
c.       Bentuk      : diskusi kelompok
d.      Alat           : LKK dan lembar pengamatan
2.      Penilaian Hasil
a.       Prosedur    : akhir pembelajaran
b.      Jenis          : tes tulis
c.       Bentuk      : subyektif
d.      Alat           : soal evaluasi, kunci jawaban, dan penskoran
J.    LAMPIRAN
-     Rangkuman Materi
-     Lembar Kerja Kelompok
-     Soal Evaluasi
-     Rubrik Penilaian
Malang, 27 Februari 2012
Mengetahui,                                                   
Dosen Pembimbing,                                                                Praktikan,




                                                                                    Lindra Fitri R.S
NIM. 100151405839















Rangkuman Materi
Gaya gravitasi adalah gaya tarik yang dimiliki 2 benda karena massa yang dimilikinya
Gravitasi bumi menarik semua benda kearah pusat bumi.
Benda- benda yang dilempar ke atas akan kembali jatuh kebawah ke arah pusat bumi. Hal ini dikarenakan adanya gaya tarik bumi atau gaya gravitasi bumi. Jadi, gaya gravitasi bumi adalah gaya tarik yang arahnya ke pusat bumi.
Gravitasi bumi menyebabkan benda jatuh kebawah. Gaya gravitasi mempengaruhi semua benda sehingga semua benda jatuh ke bawah.
Akan tetapi, selain gaya gravitasi, ada gaya lain yang mempengaruhi gerak jatuh benda. Gaya itu adalah gaya gesek dengan udara. Gaya ini arahnya berlawanan dengan gaya gravitasi. Jadi, arah gaya gesek dengan udara ini seolah menahan benda yang jatuh. Gaya gesek pada sehelai kertas lebih besar daripada segumpal kertas. Akibatnya, sehelai kertas jatuh lebih lambat daripada segumpal kertas.
Kecepatan jatuh benda tergantung pada ukuran, bentuk, dan beratnya.
Semua benda langit, baik matahari, bulan, bumi, dan planet lain memiliki gaya gravitasi. Gaya gravitasi matahari menyebabkan planet-planet beredar mengelilingi matahari. Adanya gravitasi bumi menyebabkan bulan beredar pada bidang edar atau orbitnya.
Jika tidak ada gaya gravitasi, maka kemungkinan yang akan terjadi adalah seluruh benda ruang angkasa saling bertabrakan satu dengan yang lain.













Lembar Kegiatan Kelompok
Judul : Membandingkan Kecepatan Jatuh Dua Benda yang Berbeda
Tanggal :
Nama : 1.................. 2 ...................
Tujuan :
·         Melalui percobaan siswa dapat membandingkan kecepatan jatuh dua benda yang berbeda bentuk dengan benar.
·         Melalui percobaan siswa dapat membandingkan kecepatan jatuh dua benda yang berbeda ukuran dengan benar.
·         Melalui percobaan siswa dapat membandingkan kecepatan jatuh dua benda yang berbeda berat dengan benar.
Alat dan Bahan
-       2 lembar kertas HVS               - Pena beserta tutupnya

Langkah kegiatan
1. Berdirilah di atas meja atau kursi!
2. Remaslah selembar kertas hingga membentuk bulatan! Jatuhkan bulatan kertas dan lembaran kertas bersama-sama dari ketinggian yang sama! Benda mana yang lebih dahulu mencapai tanah? Catatlah hasil pengamatanmu!
3. Jatuhkan pena dan tutupnya secara bersama-sama dari ketinggian yang sama! Mintalah seorang temanmu untuk mengamati kecepatan kedua benda tersebut sampai ditanah!
a. Benda mana yang lebih berat?
b. Benda apa yang lebih dahulu mencapai lantai?
Catatlah hasil pengamatanmu!
Tulislah laporan kegiatan ini beserta kesimpulannya!
Presentasikan di depan kelas, kemudian diskusikan dengan
teman-temanmu!
6. Buanglah kertas yang telah kamu remas ke tempat sampah
agar tidak mengotori kelasmu!


SOAL EVALUASI






Nama    :
Kelas     :
No. Abs :
 



























MAKALAH ILMU PENDIDIKAN

BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Dunia pendidikan terus berkembang. Berbagai filsafat yang mendasari pendidikan berkembang semakain pesat, dari perkembangan filsafat-filsafat tersebut pada akhirnya melahirkan berbagai  teori-teori pembelajaran. Hadirnya teori-teori pembelajaran memberi paradigma baru dalam dunia pendidikan terutama tentang hakikat dari pendidikan itu sendiri. Paradigma yang memberi nuansa baru dalam dunia pendidikan antara lain tentang perbedaan antara mendidik dan mengajar. Sebelum berkembangnya teori-teori pembelajaran seperti sekarang ini  seringkali kita menyamakan arti mendidik dan mengajar namun setelah berkembangnya berbagai filsafat pendidikan dan teori-teori pembelajaran, mendidik dan mengajar dipandang mempunyai arti yang berbeda. Dari konsep mendidik mengajar tersebut pada  akhirnya menimbulkan pertanyaan, sampai kapankah manusia harus belajar? Atau dengan kata lain sampai kapankah pendidikan itu dilaksanakan? Apakah sebatas pada sekolah formal layaknya SD,SMP, SMA,PT, atau setelah itu mengikuti kursus ataukah manusia itu akan belajar selama hidupnya/belajar sepanjang hayat terlepas dari mana dia memperoleh sumber belajar dan dengan cara apa dia belajar. Merujuk pada konsep belajar sepanjang hayat yang sedang tren saat ini tentu kita akan bertanya-tanya tentang berbagai jenis pendidikan. Sejauh yang kita tahu pendidikan hanya bisa dikenyam pada sekolah atau lembaga-lembaga formal dan informal lainnya.

1.2  Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, dapat dirumuskan  masalah sebagai berikut:
1.2.1        Apakah perbedaan antara mendidik dan mengajar?
1.2.2        Sampai kapan pendidikan itu dilaksanakan?
1.2.3        Apa saja macam pendidikan?



1.3  Tujuan
1.3.1        Mendeskripsikan perbedaan mendidik dan mengajar
1.3.2        Mendeskripsikan sampai kapan pendidikan itu dilaksanakan
1.3.3        Mengidentifikasi macam-macam pendidikan



























BAB II
PEMBAHASAN

2. Hakekat Pendidikan
              Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat.
2.1 Perbedaan Antara Mendidik Dan Mengajar
Pada hakikatnya, antara mengajar dan mendidik tidak ada perbedaan yang tegas, karena keduanya tidak dapat dipisahkan. Terdapat beberapa perbedaan pendapat antara mendidik dan mengajar. Yakni bahwa mendidik adalah suatu usaha yang dilakukan oleh guru untuk membentuk watak, susila, dan budi pekerti anak agar dapat menjadi manusia yang bertanggung jawab. Sedangkan mengajar adalah suatu usaha yang dilakukan oleh guru untuk mengajarkan suatu ilmu pengetahuan atau melatih keterampilan anak. Dapat kita simpulkan perbedaan mendasar antara mendidik dan mengajar adalah mendidik lebih mengarah pada usaha membelajarkan siswa bagaimana belajar, pembentukan sikap mental/kepribadian bagi anak didik sedangkan mengajar lebih menekanakan pada transfer pengetahuan. keterampilan dan keahlian tertentu yang berlangsung bagi semua manusia pada semua usia. Contoh seorang guru matematika mengajarkan kepada anak pintar menghitung, tapi anak tersebut tidak penuh perhitungan dalam segala tindakannya, maka kegiatan guru tersebut baru sebatas mengajar belum mendidik. Jadi, jika hasil pengajaran dapat dilihat dalam waktu singkat atau paling lama tiga tahun, keluaran pendidikan tidak dapat dilihat sebagai satu hasil yang segmentatif. Hasil pendidikan tercermin dalam sikap, sifat, perilaku, tindakan, gaya menalar, gaya merespons, dan corak pengambilan keputusan peserta didik atas suatu perkara.



2.2  Sampai Kapan Pendidikan Itu Dilaksanakan
               Manusia hidup
2.3 Macam - Macam Pendidikan
Dalam pendidikan, terdapat macam-macam pendidikan, antara lain pendidikan jasmani dan pendidikan rohani, yang meliputi pendidikan kecakapan, pendidikan ketuhanan, pendidikan kesusilaan, pendidikan keindahan, dan pendidikan kemasyarakatan.
2.3.1 Pendidikan Jasmani
Pendidikan jasmani adalah suatu segi pendidikan yang sangat penting, yang tidak dapat dipisahkan dari segi-segi pendidikan yang lain. Bahkan, dapat dikatakan bahwa pendidikan jasmani itu merupakan salah satu alat yang utama bagi pendidikan rohani. Tujuan pendidikan jasmani adalah untuk membentuk kepribadian.
Pendidikan jasmani telah dilaksanakan sejak anak masih kecil di dalam keluarga oleh orang tuanya. Demikianlah, pendidikan jasmani yang diterima oleh anak untuk pertama kalinya merupakan tugas orang tua. Setelah anak bersekolah, segala sesuatu tentang pendidikan jasmani yang telah dimulai dari dalam rumah tangga diteruskan dan diperbaiki oleh sekolah.
Tugas sekolah terhadap pendidikan jasmani anak mempunyai dua segi, antara lain :
1)   Segi positif, yang berarti secara langsung berusaha memupuk perkembangan jasmani anak, seperti kesehatan, ketangkasan, dan keberanian.
2)   Segi preventif, yang berarti secara tidak langsung menjaga perkembangan dan kesehatan jasmani anak supaya tidak mengalami gangguan.

2.3.2 Pendidikan Kecakapan
Pendidikan kecakapan atau pendidikan intelek ialah pendidikan yang bermaksud mengembangkan daya pikir (kecerdasan) dan menambah pengetahuan anak-anak. Sekolah merupakan suatu badan yang terutama sebagai tempat penyelenggara pendidikan intelek. Pendidikan kecakapan merupakan syarat atas dasar untuk melaksanakan macam-macam atau segi-segi pendidikan yang lain. Namun, pada kenyataannya kebanyakan sekolah masih lebih mementingkan pendidikan yang sifatnya kognitif, kurang memperhatikan aspek-aspek pendidikan yang lainnya.
Pendidikan kecerdasan mempunyai dua tugas yang penting, antara lain :
1)   Pembentukan fungsional (pengaruh ilmu jiwa daya)
Pembentukan fungsional atau pembentukan formal ialah pembentukan fungsi-fungsi jiwa, seperti pengamatan, ingatan, fantasi, berpikir, perasaan, dan kemauan.
2)   Pembentukan material
Pendidikan intelek disebut sebagai pembentukan material jika didalamnya bermaksud menambah ilmu pengetahuan atau bahan-bahan (materi) yang dibutuhkan di dalam kehidupan manusia, seperti tanggapan-tanggapan, pengertian-pengertian, pengetahuan-pengetahuan siap (parate kennis), dan keterampilan-keterampilan yang penting bagi kehidupan.

2.3.3 Pendidikan Agama
Di Negara Indonesia, pendidikan agama diselenggarakan dan diatur oleh Departemen Agama yang bekerjasama dengan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Pada mulanya, Depag mengatur dan menyelenggarakan sekolah-sekolah yang berbasis agama saja. Tetapi seiring perkembangan di bidang pendidikan, maka Depag bekerjasama dengan Depdikbud untuk menyelenggarakan pendidikan di Madrasah dengan memberikan pelajaran-pelajaran umum dan menyesuaikan tingkatan sekolahnya dengan tingkatan sekolah umum yang diselenggarakan oleh Depdikbud. Namun, perkembangan tersebut menimbulkan masalah, terutama dalam pengelolaan kurikulum, peningkatan mutu agar sejajar dengan sekolah umum, dan pengangkatan guru-gurunya.
Bagi sekolah non-Islam, tidak teralu mengalami masalah karena penyelenggaraanya ditangani di sekolah-sekolah umum atau di sekolah-sekolah umum swasta yang didirikannya.

2.3.3.1 Tujuan Pendidikan Agama Dan Pengelolaannya
            Dengan bertitik tolak dari GBHN 1983 – 1988, dapat dirumuskan bahwa tujuan pendidikan agama di sekolah-sekolah umum adalah untuk mendidik anak-anak supaya menjadi orang yang takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang berarti taat dan patuh menjalankan perintah serta menjauhi larangan-Nya seperti yang diajarkan di dalam Kitab Suci yang dianut agama masing-masing. Pada sekolah-sekolah negeri terdapat dualisme pengelolaan guru, yaitu guru-guru vak umum diangkat dan dikelola oleh Depdikbud, sedangkan guru-guru agama diangkat dan dikelola oleh Depag. Adanya dualisme ini ternyata kemudian dirasakan sebagai suatu kepincangan, terutama bagi pengelolaan pendidikan oleh kepala sekolah. untuk mengatasi kepincangan tersebut, akhirnya pada 1983 – 1984 pengangkatan dan pengelolaan guru-guru agama secar berangsur-angsur diserahkan pada Depdikbud.
2.3.3.2 Proses Penanaman Pendidikan Agama Pada Anak - Anak
            Secara pedagogis, pendidikan agama harus sudah ditanamkan pada anak sejak masih kecil. Sama halnya, dengan segi-segi pendidikan lainnya, pendidikan agama menyangkut tiga aspek yaitu aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Ini berarti bahwa pendidikan agama buka hanya sekedar memberi pengetahuan tentang agama, tetapi yang utama adalah membisakan anak taat dan patuh menjalankan ibadat dan berbuat serta bertingkah laku sesuai dengan norma-norma yang telah ditetapkan dalam agamanya masing-masing.

2.3.4 Pendidikan Kesusilaan
2.3.4.1 Tujuan Pendidikan Kesusilaan
            Pendidikan kesusilaan atau pendidikan budi pekerti sebenarnya erat sekali hubungannya dengan pendidikan agama. Pendidikan kesusilaan tidak dapat terlepas dari pendidikan sosial atau kemasyarakatan. Kesusilaan timbul di dalam dan karena adanya masyarakat. Maksud dan tujuan pendidikan kesusilaan ialah memimpin anak setia serta mengerjakan segala sesuatu yang baik dan meninggalkan yang buruk atas kemauan sendiri dalam segala hal. 
2.3.4.2 Dasar-Dasar Pendidikan Kesusilaan
            Untuk dapat melaksanakan pendidikan kesusilaan dengan baik, maka seorang pendidik harus mengetahui dasar-dasarnya. John Dewey menegaskan bahwa pendidikan kesusilaan tidak akan berhasil hanya dengan berpidato tentang baik dan buruk. Dalam pembentukan watak manusia, menurut John Dewey ada tiga unsur yang penting, yaitu kemauan yang timbul atas inisiatif anak sendiri, kejernihan keputusan yang dapat terbentuk melalui pengalaman anak secara langsung, dan kehalusan perasaan yang dapat ditanamkan dan dikembangkan dengan bekerjasama dalam pergaulan sehari-hari anak.
2.3.4.3 Sumber-Sumber Kesusilaan
            Dalam mencari norma-norma kesusilaan itu, orang dapat berpedoman pada sumber-sumber sebagai berikut :
a)    Agama sebagai sumber kesusilaan
Tiap agama mempunyai peraturan-peraturan, hukum-hukum tentang baik dan buruk yang harus dijauhi ataupun dijalankan oleh penganutnya.
b)   Negara sebagai sumber kesusilaan
Pancasila sebagai dasar negara, bukan berarti hanya sebagai norma-norma kesusilaan yang bersifat nasional saja yang dianjurkan, melainkan juga norma-norma yang bersifat umum, yang berlaku bagi semua manusia di dunia ini.
c)    Masyarakat sebagai sumber kesusilaan
Di dalam masyarakat kecil terdapat solidaritas atau rasa setia kawan yang sangat kuat, dengan adanya saling tolong-menolong dan sikap tenggang rasa. Dengan adanya ikatan adat yang masih sangat kuat, kehidupan orang-orang dalam kelompok itu merupakan kehidupan yang seragam, sehingga tidak terdapat perbedaan antara yang satu dan yang lainnya. Norma yang berlaku disana adalah siapa yang berani berbuat sesuatu yang dianggap melanggar adat dan kesusilaan, biasanya akan diasingkan.
d)   Pribadi sebagai sumber kesusilaan
Pendidikan harus mengusahakan agar anak-anak membentuk pendapat sendiri melalui pengamatan dan pengalamannya sendiri.
e)    Filsafat dan ilmu sebagai sumber kesusilaan
Kesusilaan berarti bahwa manusia menggunakan daya-daya pribadinya dengan cara yang bukan hanya menguntungkan orang lain. Dari sini, jelas terlihat bahwa ilmu memberi kita suatu ukuran atau norma kesusilaan

2.3.5  Pendidikan Keindahan
2.3.5.1 Norma-Norma Keindahan
            Setiap manusia yang normal, sejak kecil telah mempunyai dorongan nafsu ke arah keindahan. Hal tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain pembawaan dan bakat seseorang, lingkungan (milieu) seseorang, aliran seni dan mode yang sedang berlaku, umur seseorang, nama dan kemasyuran pencipta suatu lagu, hubungan kita dengan pencipta kesenian itu.
2.3.5.2 Dasar-Dasar Pendidikan Keindahan
Maksud pendidikan keindahan yang utama ialah mendidik anak-anak supaya dapat merasakan dan mencintai segala sesuatu yang indah dan selalu ingin berbuat dan berlaku menurut norma-norma keindahan.


2.3.5.3 Kebersihan, Kesehatan, Dan Keindahan
Yang dimaksud dengan 3K bukan hanya mengenai benda-benda dan keadaan luar manusia, melainkan juga mengenai batin anak. Jadi, tidak hanya bersih badan dan pakaian saja, tetapi juga jiwanya. Dengan kata lain, pendidikan keindahan tidak terlepas dari pendidikan kesusilaan.
2.3.5.4  Usaha-usaha pendidik
a)    Di dalam rumah tangga
Di dalam rumah tangga orang tua mendidik anak ke arah keindahan melalui membiasakan anak-anak sejak kecil berlaku bersih, membiasakan anak-anak mengerjakan segala sesuatu dengan tertib dan teratur.
b)   Di lingkungan sekolah
Usaha mendidik anak ke arah keindahan melalui kagiatan menghias kelas bersama-sama, mengatur dan memelihara kebun sekolah, dalam berbagai mata pelajaran dapat digunakan untuk memupuk rasa keindahan pada diri anak.

2.3.6  Pendidikan Kemasyarakatan
2.3.6.1 Tugas Dan Tujuan Pendidikan Kemasyarakatan (Pendidikan Sosial)
Tugas dan tujuan pendidikan sosial antara lain mengajar anak-anak yang hanya mempunyai hak saja untuk mengetahui bahwa mereka juga mempunyai kewajiban dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan sebagai anggota masyarakat dan sebagai warga negara.
2.3.6.2 Lingkungan Sosial Dan Pendidikan Sosial
Segala pengaruh luar yang datang dari orang lain disebut pengaruh lingkungan sosial. Sedangkan, pendidikan sosial adalah pengaruh yang disengaja yang datang dari pendidik itu sendiri.
2.3.6.3 Usaha-Usaha Pendidik
Di lingkungan keluarga usaha mendidik yang dapat dilakukan melalui membiasakan anak sejak kecil untuk hidup bersih dan tertib, mengajarkan anak untuk dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya, membiasakan anak untuk dapat menahan diri terhadap kehendaknya. Di lingkungan sekolah, usaha yang dapat dilakukan bisa secara praktis, melalui berbagai mata pelajaran, dan pendidikan hendaknya harmonis.

Thursday, November 22, 2018

Persiapan untuk khitbah atau Lamaran

Tahap rencana pernikahan berikutnya adalah lamaran/khitbah.
Lamaran merupakan tahapan dasar yg harus dilalui semua pasangan untuk melangkah ke tahap berikutnya.
Lamaran (khitbah) tidak melulu harus disiarkan,  jika mampu rahasiakan saja.  Karena yg sudah dilamar belum tentu jadi pasangan. Jadi rahasiakan lamaran siarkanlah pernikahan.
@rencana_pernikahan1 akan memberikan kalian list apa saja yg harus disiapkan saat akan melamar pada umumnya.
1. Pasangan
Baik pria maupun wanita harus punya pasangan untuk pelaksanaan prosesi lamaran, jangan sampai melamar diri sendiri karna itu semakin tidak jelas.
2. Keluarga
Bicarakan rencana lamaran kepada keluarga terutama ortu, dan sesepuh karena mereka pernah mengalaminya terlebih dahulu.
3. Cincin
Dalam acara lamaran biasanya akan diselingi dengan acara tukar cincin, karena laki2 tidak diperbolehkan memakai perhiasan alangkah lebih baik jika cincin hanya dipasangkan pada wanita saja (selain menghemat budget juga bisa digunakan untuk keperluan yg lain?) 4. Seserahan
Seserahan boleh dibawa/tidak oleh laki2 karena tergantung pada adat masing2. Seserahan disesuaikan dengan budget dan kebutuhan sang wanita. Pada umumnya seserahan itu meliputi (make-up, peralatan mandi, pakaian dalam,  pakaian, sandal/sepatu)  jika mau ditambahkan boleh seperangkat alat shalat.
@seserahan_banyuwangii bisa dipesan di IG tersebut
5. Hantaran
Dari keluarga laki2 biasanya juga membawa makanan dan buah2an untuk keluarga wanita.  Bisa kue basah,  jajan pasar,  parsel buah tergantung dari budget masing2.
6. Backdrop foto
Untuk keindahan ruangan yg digunakan untuk lamaran,  wanita biasanya menghias dengan backdrop atau hiasan dinding handmade.
7. Perwakilan masing2 keluarga
Untuk melamar diperlukan perwakilan keluarga dalam menyampaikan maksud dan tujuan.
8. Penentuan tanggal pernikahan
Tanggal pernikahan bisa ditentukan saat itu juga jika kedua keluarga sudah saling setuju,  atau menunggu kedatangan keluarga wanita ke rumah laki2 untuk jawaban dan penentuan tanggal.
Demikian list persiapan lamaran dari @rencana_pernikahan1 semoga bermanfaat jangan lupa follow dan share ke teman2 kalian.  Sampai jumpa di tulisan berikutnya.

Tips memilih undangan pernikahan dengan budget minim

Hai sobat @rencana_pernikahan1
Kita bakal kasih kamu tips buat pilih undangan agar biaya nikah kamu tidak membengkak hanya untuk sebuah undangan yg ujung2nya dibuang juga.
Berikut tipsnya
1. Buatlah list jauh2 hari siapa saja yg akan kamu undang dalam pernikahan kamu. Buat list itu perkara mudah tapi susah gaes, kenapa? Karna bisa saja bahkan teman/tetangga dekat pun lupa kamu kasih undangan. Jadi setelah kalian udah dpt tgl nikah kalian list siapa yg akan kalian dan total berapa yg kalian undang mulai dari temen PAUD TK SD SMP SMA KULIAH KERJA Temen les tetangga temen ngaji temen ketemu dijalan dan lain2.
2. Jangan memilih undangan terlalu mahal jika budget kamu pas2an karna kamu hanya akan membuang uang, undangan notabene adalah pemberitahuan bahwa kamu akan menikah, jika sudah tau y sudah undangan akan di gele takkan begitu saja bahkan dibuang. Jika bisa menggunakan undangan 1 lembar gunakan saja asal sopan dengan design yg tetap elegan harga murah kabar sampai dan tidak membuat pernikahan kamu jadi batal juga kan cuma perkara undangan.
3. Searching semua akun yg menawarkan undangan pernikahan, kalo sudah dpt tanyakan harga pada semua akun dan lihat design mereka dengan yg lain, karena ada akun yg ternyata hanya reseller jadi semacam makelar, cari yg asli jadi kalian g bayar double buat undangan kalian. Jangan terburu2 memilih atau menjudge semua akan jelas saat kamu follow akun @rencana_pernikahan1 
4. Tanyakan berapa lama undangan bisa dikirim sesuaikan dengan tanggal pernikahan kamu, undangan disebar seyogyanya 2minggu sebelum kamu menikah jadi jangan sampai 1hari sebelum nikah undangan kamu baru dtg
5. Minta design asli undangan kamu atau soft file untuk apa, untuk mengabari sahabat kamu yg jauh yg gabisa dikasih undangan fisik jadi kalian bisa pakai soft file, jika kalian kreatif kalian juga bisa bikin website atau mini movie untuk undangan kalian.
Itu adalah tips dari @rencana_pernikahan1 untuk kalian dalam memilih undangan. Jangan lupa follow instagram kita yaah bye

Tips menabung untuk menikah

Tabungan untuk rencana pernikahan bukan hanya perlu tapi sangat perlu.
Jika kalian kawula muda yg mendambakan pernikahan elegan dan tak terlupakan mulailah menabung dari sekarang.
Baik pria maupun wanita membutuhkan tabungan masing2 untuk persiapan pernikahan kalian,  jangan hanya mengandalkan sebelah pihak agar segala acara yg kalian idamkan dapat terlaksana dengan baik dan lancar.
Tips menabung dari @rencana_pernikahan1 untuk kalian yg punya rencana menikah tahun depan atau tahun depannya lagi 
1. Mulailah bekerja
Untuk menghasilkan uang kalian harus punya pekerjaan,  dengan begitu kalian bisa mengumpulkan pundi2 rupiah dari pekerjaan kalian.
2. Siapkan tabungan khusus
Tabungan khusus disini dimaksudkan agar uang persiapan nikah ini tidak tercampur dengan uang kalian yg lain.  Sehingga kalian bisa fokus dalam menabung.
3. Sisihkan Sebagian Gaji
Khususkan gaji kalian minimal 500k-1000k untuk pernikahan 2thun kedepan. Letakkan pada tabungan khusus.
4. Jangan Mengambil sepeserpun.
Menabung adalah hal yg mudah tapi dianggap susah. Karna banyak dari insan2 muda kehilangan tabungan pernikahan untuk kehidupan saat ini yg harusnya sudah bisa dibatasi. Jangan melirik sekalipun tabungan kalian sampai masanya tiba.
Itulah 4 tips menabung dari @rencana_pernikahan1 semoga bermanfaat jangan lupa follow IG kita untuk rencana pernikahan yg kalian inginkan
#tipsrencanapernikahan

Tuesday, May 15, 2018

About my job

Hai guys
Barusan w upload konten baru di utub channel w, plis subscribe sekarang juga biar adsense w bisa jalan layaknya Blog ini dan agar semua bisa cair pada waktunya oh my God I hope soooooo.
Ini link utub w plis subscribe sekarang
https://www.youtube.com/channel/UCxALX_Ia-ej2MltwQwASadQ
Yap hari ini sampe detik ini w masih kerja sebagai karyawan swasta, di perusahaan mobil terkenal ya auto2000 w sebutin aja.
Disini w kerja sebagai telemarketer service, u know what. Yes telemarketer service jadi w telponin tuh semua orang yg punya mobil disuruh service. Plis.
Yes g ada yg istimewa dari kerjaan w, selain kadang ada orng dtlp males2an jawabnya atau bentak2 atau curiga kalo w selingkuhan suaminya begitulah macem2 orang hidup. Asal w g dituduh teroris aja masih aman kan. Euuhh (cape denger bom2an akhir2 ini)
Btw guys kenapa w milih kerjaan ini, sebenernya bukan w yg milih kerjaan ini, tapi kerjaan ini yg milih w (ini serius)
Dulu w kuliah jurusan pendidikan trus w lulus kerja di bimbel karna biar sinkron Ama kerjaan w, kemudian disuruh pulang ke peradaban, bukan disuruh, tapi sudah niat. Belum kepikiran juga pulang mau kerja apa, mungkin mau ngajar atau buka bimbel atau apalah. Trus temen nawarin kerja disini dan w nyoba dan yah hingga memasuki tahun ke 3 w tetap disini dengan line tlp dan kompi selalu didepan mata (sampe nulis ini pun w masih berkutat dengan nomor2 customer
Kerja di perusahaan swasta bisa dibilang susah, mudah, ah sudahlah (kata babe Cabita)
Gajinya Mayan lah, tapi percuma juga karna masih pegawai kontrak, apalagi posisi w gabakal bisa jadi pegawai tetap. Dan bagaimanakah karier w kalo w tetap disini, yass right hingga akhir nanti w bakal tetap menjadi telemarketer, maka itu w harus move On sesegera mungkin.
Dan guys tahun ini rencana w buat nikah dan saat itu pula w harus pergi meninggalkan kantor ini karna calon w adalah orang yg kerja di kantor ini juga dan otomatis w harus out karna dia udah karyawan tetap dan w belum dan tidak akan pernah menjadi.
Dan apakah yg akan terjadi dengan kehidupan w berikutnya, yasss w bakal melanjutkan kependidikan w di sekolah (ngajar) maksud w. Btw w banyak bersyukur bisa kerja di kantor w skrng karena dari sini w bisa bantu ortu dan keberlangsungan hidup w sendiri.
Terkadang banyak kehidupan orang lain yg bikin w iri, tapi setelah w liat lagi banyak juga orang yang iri dg hidup w.
Banyak hal yg ingin w ceritain, banyak sekali sampe2 w bingung.